Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
RSUD Belum Berniat Rujuk Bayi Kembar Siam PDF Cetak Email
Jumat, 03 Agustus 2012 11:42

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Tim Medis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru yang menangani ayi kembar siam pasangan Arman (44) dan Haryani (35), warga Jalan Tanjung Medang, Kecamatan Lima Puluh ini, belum berniat untuk merujuk bayi siam (multiple anomali) ini ke rumah sakit lain.

Hal ini ditegaskan Direktur Utama RSUD Arifin Achmad Yulwiriati Moesa kepada riauplus.com, ketika dikonfirmasi tentang kondisi terakhir bayi siam yang tergolong langka. Menurutnya, sejauh ini tim medis yang dipimpin dr Tubagus Odhi SpBA masih memeriksa kondiisi bayi kembar itu.

"Rujuk tergantung hasil pemeriksaan medis. Karena dirujuk itu, kan banyak hal yang harus dipertimbangkan,"ujar Yulwiriati, Jumat (3/8/12) di Kantor Gubernur Riau.

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan itu diantaranya, dari segi kesiapan kondisi fisik dari bayi."Apakah bayi ini perlu diberikan fentilator, karena harus butuh itu untuk masuk pesawat,"jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah Tim Medis RSUD Arifin Achmad masih mampu menanganinya?Yulwiriati mengaku, kalau pihaknya masih sanggup. Namun secara teknis, bayi kembar siam itu masoh dalam pengawasan tim medis RSUD Arifin Achmad.

"Kan masih mampu. Alhamdulillah, masih sampai saat ini bisa ditangani dan berumur panjang, itu saja. Yang penting upaya kita, semaksimal mungkin,semampu kita di sini, kita lakukan,"tukasnya. 

Seperti diketahui, bayi kembar siam langka ini terlahir dengan lima kelainan sejak lahir yaitu tanpa anus (malformasi anorectal), memiliki tiga tangan dan kaki (dicephalus paraphagus), anus terbelah (epispadia), jantung dan hatinya satu (omphalocele), serta kandung kemih di luar (extrophia vesicae).

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini dilahirkan dengan cara operasi cesar, Jumat (20/7/12) sekitar pukul 16.55 Wib lalu. Saat dilahirkan, bayi ini dengan berat 2.725 gram. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Rakor Gubri Dengan Bupati/Walikota Se Riau

article thumbnail
Galeri Foto Peresmian Proyek Pemprov Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu