Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Komisi V DPRD Riau Sebut PT Ricry Lalai pada Karyawannya PDF Cetak Email
Kamis, 18 Oktober 2018 19:10

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- PT Riau Crumb Rubber Factory (Ricry) Pekanbaru disebut sebagai pihak yang lalai dalam mempekerjakan karyawannya. Akibatnya, ratusan karyawan tidak menerima gaji, empat bulan terakhir.

 


Hal ini diketahui dari hasil hearing antara Komisi V DPRD Riau dengan manajemen PT Ricry dan para karyawan perusahaan yang belum menerima gaji.


"Ini bukan kelalaian saja, juga ada kesalahan aturan dari PT Ricry itu sendiri. Kesalahan ada pada PT Ricky," kata Aherson, Ketua Komisi V saat menceritakan hasil hearing, Kamis (18/10/18).


Ada tiga poin dari hasil hearing tersebut. PT Ricry mesti membayar tunggakan gaji karyawan yang besarannya mencapai Rp1,8 miliar, PT Ricry mesti membayar tunggakan BPJS karyawannya.


"Yang terakhir tu, PT Ricky mesti membayar tagihan BPJS karyawannya yang sakit, empat bulan terakhir. Lampirkan juga dengan bukti tertulis dari rumah sakit atau dokter," jelasnya.


Dari informasi yang diterimanya, persoalan ini tengah diselidiki oleh Polda Riau. Politisi Demokrat ini berharap, pihak kepolisian bisa profesional dalam menyelesaikan hal ini. "Tiga poin kesepakatan tadi, paling lambat diselesaikan tanggal 25 bulan ini," tutupnya.rtc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman