Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
150 Rumah Terendam Banjir di Rumbai PDF Cetak Email
Rabu, 10 Oktober 2018 21:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Banjir di Rumbai, Pekanbaru menyebabkan 150 rumah terendam dan 128 KK terpaksa dievakuasi atau diungsikan.

 


Japri, selaku Ketua RW 08, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru menyampaikan, setidaknya ada sekitar 150 rumah warga yang terendam banjir, Selasa (9/10/2018) malam hingga Rabu dini hari.



Jumlah warganya, sekitar 582 orang. Yang terdiri dari laki-laki 295 orang dan 287 orang perempuan."Kalau KK-nya lebih dari 150 KK. Karena kan ada juga yang 1 rumah lebih dari 1 KK," kata dia, Rabu (10/10/2018) siang.


Lebih jauh Japri menerangkan, yang terkena dampak banjir paling parah, ada sekitar 128 KK. Hanya sekitar 20 sampai 25 KK kondisi rumahnya tidak terlalu parah.


Ketinggian banjir pada Selasa malam tadi dibeberkan Japri, mencapai 1,2 meter. Genangan air sampai menutup jalan."Jam 5 subuh baru surut. Dievakuasi sekitar 128 KK. Ada yang ke musalla, kemudian di tenda pengungsian yang didirikan pihak BPBD.


Japri mengungkapkan, banjir seperti ini menjadi siklus 5 tahunan. Namun setiap 5 tahun terjadi, banjir kali ini yang paling parah.tpc/nor



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat