Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
LAMR akan Beri Gelar Adat untuk Sutardji PDF Cetak Email
Kamis, 04 Oktober 2018 08:24

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menganugerahkan gelar adat kehormatan kepada Sutardji Calzoum Bachri. Presiden Penyair Indonesia tersebut akan bergelar Datuk Seri Pujangga Utama.

 


Penabalan gelar adat ini akan dilangsungkan dalam suatu upacara adat khusus pada 7 November 2018 mendatang. Pemberian gelar tersebut hasil musyawarah Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Rabu (3/10/18).


"Sebutan itu merupakan pilihan dari beberapa sebutan yang diajukan anggota MKA maupun dari luar MKA," kata Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri Al Azhar kepada CAKAPLAH.com.


Al Azhar menerangkan, gelar tersebut merujuk pada sisi pengabdian yang diperlihatkan SCB secara luar biasa. Menurutnya SCB tidak saja sastrawan terkemuka di tanah air, tetapi pemikir sastra, bahkan mengimplementasikan nilai-nilai pemuliaan terhadap manusia dalam kehidupannya.


"Dia (SCB) adalah sastrawan yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa dekade terakhir, dengan berbagai pencapaian khusus yang menunjukkan sebagai suatu keutamaan," ungkapnya.


Al Azhar menilai, SCB secara berani dan berhasil mengusung jati dirinya menjadi sesuatu yang tidak saja Indonesia, tetapi sastra secara umum.


"Bagi Riau, hal tersebut menjadi makin bermakna karena dengan sadar ia berpijak pada tradisi yang ada di kawasan ini antara lain mantera sebagai medium pengabdian kata-kata," cakapnya.


Dalam alam Melayu banyak sekali ungkapan senada, lanjut Al Azhar, misalnya tergambar dari makna bahasa menunjukkan bangsa. Hal ini pasti lahir dari kepedulian yang besar terhadap keberadaan bahasa.


"Alasan lain tentu masih banyak," kata Al azhar seraya menambahkan, alasan-alsan tersebut menyebabkan LAMR khususnya merasa bangga. Gelar adat kehormatan merupakan salah satu bentuk perasaan LAMR tersebut.ck/nor


Sutardji Calzoum Bachri lahir di Rengat, Riau pada 24 Juni 1941. Mengalami masa kanak-kanak di berbagai kota di Riau seperti di Bengkalis, Pasir Pangaraian dan Pekanbaru.


Sutardji menyelesaikan SMP dan SMA di Tanjungpinang. Dari kota ini, ia berpindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolah, kemudian kini menetap di Bekasi bersama isteri dan seorang anaknya.

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri