Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ratusan Mahasiswa di Riau Demo Desak Jokowi Turun PDF Cetak Email
Jumat, 14 September 2018 20:01

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Ratusan mahasiswa dari Universitas Abdurrab dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), kembali menggelar aksi di Gedung DPRD Riau,  menuntut Presiden RI Joko Widodo bertanggung jawab atas melemahnya nilai rupiah terhadap dollar.

 

Menggelar aksi diwaktu yang sama, Gedung DPRD Riau pun dikepung, dikedua sisi gerbang akses masuk dan akses keluarnya.


Meski dikabarkan bahwa gedung rakyat tersebut tengah dalam keadaan kosong alias tidak sedang dihadiri oleh seorang anggota dewan pun, namun kedua massa tetap berteguh dan menyampaikan tuntutannya dikawal puluhan aparat keamanan kepolisian dan Brimob pun tampak berjaga dengan persenjataan lengkap.


Dimulai sejak pukul 15.00 WIB, adapun tuntutan dari massa aksi IMM dan UMRI, yang terlihat dibagian gerbang akses masuk adalah menstabilkan kembali rupiah yang dikhawatirkan akan mencekik masyarakat miskin lebih erat, tidak mengekang demokrasi dengan membatasi penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh masyarakat, dan menekan impor serta meningkatkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) didalam negeri.


Pernyataan sikap IMM dan UMRI yang berdasarkan informasi, akhirnya diterima oleh Sekretaris DPRD Riau, Kaharuddin. Massa tersebut pun membubarkan diri lebih dahulu, sambil melewati massa aksi Universitas Abdurab dan sempat 'bertegur sapa' sebagai kawan seperjuangan.


Sementara itu, massa aksi mahasiswa Abdurrab yang memiliki tuntutan lebih banyak, memaksa untuk dapat memasuki gedung DPRD Riau. 14 mahasiswa perwakilan massa ini akhirnya diterima oleh Kabag Umum DPRD Riau, Khuzairi di ruangan salah satu wakil ketua DPRD Riau, untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasinya secara resmi.


Sembilan tuntutan Universitas Abdurrab, secara garis besar juga diantaranya segera mengantisipasi kenaikan dollar agar produk - produk kebutuhan masyarakat tetap stabil, mendesak pemerintah untuk mempermudah peminjaman usaha dengan suku bunga kredit yang rendah, memperluas ekspor dan mengurangi impor, serta mencari kebijakan yang lebih baik untuk lebih mensejahterakan masyarakat, khususnya petani, dan tidak mengekang kebebasan demokrasi masyarakat.


Khuzairi yang dalam hal ini tidak memegang wewenang untuk menyampaikan komentarnya kepada masyarakat, tetap menerima surat pernyataan sikap bermaterai tersebut, dan berjanji memastikan bahwa surat tersebut segera dibaca oleh pimpinan DPRD Riau dan seluruh anggotanya.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang