Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dewan Pertanyakan Ketegasan Dinas PUPR Riau Terhadap Kontraktor Jembatan Siak IV PDF Cetak Email
Senin, 04 Juni 2018 23:59

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Ketegasan pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal ini Dinas PUPR Riau terhadap kontraktor kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV (PT Brantas Adi Karya) mulai dipertanyakan wakil rakyat di Komisi IV DPRD Riau.

 


"Kita tentu pertanyakan ketegasan Dinas PUPR Riau terhadap kontraktor. Sampai saat ini, kita melihat progresnya baru sekitar 20 persen dan saya berulang kali cek ke lapangan," kata Abdul Wahid, anggota Komisi IV, Senin (04/06/18).


Dari 20 persen progres tersebut, yang dikerjakan hanya pekerjaan kecil, bukan pekerjaan inti seperti pemasangan pylon atau tiang tengah. Hal ini jelas tidak sejalan dari apa yang disampaikan ke pihaknya dari Dinas PUPR dan kontraktor jika pada Bulan Juni ini, pylon sudah diselesaikan.


"Pekerjaan inti itu, salah satunya mengerjakan pylon seperti yang kita sampaikan dari awal dulu. Ini yang dikerjakan hanya bagian yang seharusnya dikerjakan dari awal, seperti pembersihan jalan, pembebasan lahan dan lainnya," ujar politisi PKB ini.


Lebih lanjut pria asal Inhil ini tampak pesimis jika kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV selesai diakhir tahun ini atau sesuai nilai kontrak. Apalagi, waktu pengerjaannya tinggal enam bulan dari sekarang.


"Memang sangat disayangkan jika ini tidak selesai, 80 persen dikerjakan dalam waktu enam bulan. Saya pesimis akan selesai, pemasangan pylon saja butuh waktu empat bulan, belum lagi ditambah hari libur para pekerjanya. Saya pesimis akan selesai," tutupnya.rtc/nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy