Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Tipu Jamaah Umroh, Hakim Vonis Dirut JPW Empat Tahun Penjara PDF Cetak Email
Kamis, 31 Mei 2018 19:02

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru menjatuhkan vonis selama empat tahun penjara terhadap Direktur Utama (Dirut) travel PT Joe Pentha Wisata (JPW), Muhammad Yusuf Johansyah, karena terbukti melakukan penipuan terhadap ratusan jemaah umrah.

 


Vonis hakim yang dipimpin Abdul Aziz SH ini, dibacakan pada Kamis (31/5/18)."Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama empat tahun, dipotong masa penahanan,"kata Aziz.


Hakim dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan terdakwa telah meresahkan dan merugikan para jemaah yang sudah menyerahkan dana untuk berangkat unrah. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 KUHP.


Atas tuntutan itu, Yusuf berkoordinasi dengan penasehat hukumnya. Setelah itu dia menyatakan pikir-pikir untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. "Kami pikir-pikir yang mulia," kata Penasehat Hukum, Fahmi.


Sebelumnya, Yusuf  dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syafril SH dan Zurwandi SH dengan pidana penjara selama 4 tahun. "Kami juga pikir-pikir," kata Syafril.


Dalam dakwaan JPU, disebutkan, penipuan dilakukan terdakwa pada kurun waktu 2015 hingga 2017. Terdakwa selaku pimpinan perjalanan umrah tersebut tidak memberangkatkan ratusan  calon jemaah.


Padahal, calon jemaah itu sudah menyetorkan dana untuk pemberangkatan umrah, sekitar Rp23 juta perorang. Total dugaan nilai uang jemaah yang digelapkan mencapai lebih dari Rp3 miliar.


Di persidangan, terdakwa mengaku sudah mentransfer dana Rp8 miliar ke pihak maskapai Air Asia. Dana itu untuk pemesanan 5.100 kursi pesawat untuk jemaah.


Namun Air Asia membatalkan kerja sama. Sebanyak 5.100 yang dibooking dianggap hangus semua.


Sementara, penasehat hukum terdakwa menyatakan menghormati putusan majelis hakim. Namun dia menyatakan pikir-pikir karena melihat dalam putusan majelis hakim ada yang tidak maksimal. "Tidak menutup kemungkinan kita banding," ucap Fahmi usai persidangan.


Dia menyatakan, kliennya ditipu pihak Air Asia hingga tak bisa memberangkatkan jemaah. "Kami sudah mengajukan gugatan. Kalau tidak di Malaysia, di Bandung, Indonesia," tuturnya.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman