Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Mahasiswa Diamankan Paspampres Pakai Kaos Bertuliskan, 'Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi' PDF Cetak Email
Rabu, 09 Mei 2018 19:15

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Selain mengacungkan selebaran yang berisi protes yakni tulisan 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.' ada yang menarik dari aksi dua orang mahasiswa Pekanbaru.

 


Keduanya yang diketahui bernama Presiden Mahasiswa Randi dan Mensospol BEM UR Muhammad Hafiz mengenakan baju kaos warna hitam yang bertuliskan, Hidup di Riau #TakSemanisJanjiJokowi.


Presiden Joko Widodo dikagetkan dengan teriakan dua orang mahasiswa saat ia sedang berpidato pada acara Hari Ulang Tahun NU ke 92 di Halaman Mesjid Agung An Nur Pekanbaru, Rabu (9/5/18).


Kedua mahasiswa yang diketahui Presiden Mahasiswa Randi dan Mensospol BEM UR Muhammad Hafiz mengangkat selembar kertas 'Tolak Perpanjangan Kontrak Chevron di Blok Rokan.'


Terang saja aksi keduanya mengundang yang hadir dalam acara. Paspampres dan TNI pun langsung turun tangan mengamankan keduanya dari deretan orang duduk.


Dua orang mahasiwa Pekanbaru membuat pidato Presiden Joko Widodo terhenti.Keduanya mengangkat sebuah kertas sembari meneriakkan, "Hidup Mahasiswa"


Keduanya kemudian protes dan diketahui oleh Paspampres.Terang saja keduanya kemudian digiring keluar dari lokasi acara.


Dua Mahasiswa yang menyampaikan protes pada Presiden saat berpidato di acara Nahdatul Ulama (NU) akhirnya ditemui Presiden sesudah acara.tpc/nor



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran