Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Akui Lamanya Prosedur Pencairan Bantuan Pendidikan PDF Cetak Email
Jumat, 06 April 2018 19:50

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemprov Riau berjanji tetap akan melakukan proses pencairan bantuan sosial pendidikan kepada mahasiswa.

 

 


Masalah ini sebelumnya sempat menyulut emosi calon pemerima bantuan dari Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau.


Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim memastikan bahwa Pemprov Riau akan mencairkan bantuan itu. Dia melihat pada prinsipnya tak ada masalah, hanya saja memang proses untuk pencairan dana itu berproses dan butuh waktu.


"Kan ada prosedur keuangan yang harus dilakukan. Itu yang lama. Dicairkan pasti akan dicairkan," katanya, Jumat (6/4/18) di Pekanbaru.


Dia meminta kepada pihak penerima bantuan sosial pendidikan itu untuk bersabar. Tahun ini lantaran Pemprov Riau sudah menerapkan sistem non tunai, maka proses penyalurannya melalui transfer rekening dengan beberapa tahapan prosedur.


Ihwal dana yang sebelumnya dijanjikan sebesar Rp6 juta, namun yang akan disalurkan menjadi Rp3,5 juta, masalah ini sudah disepakati bersama pihak lagislator di Riau. Mengingat APBD Riau ternyata tidak kuat jika harus mengeluarkan dana sebanyak Rp6 juta per kepala.


"Walaupun hanya Rp3,5 juta mestinya bersyukur. Sekarang APBD ramping (berkurang) tapi tetap masih ada disisihkan untuk adik-adik mahasiswa," sambungnya.


Wan belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh kapan bantuan sosial untuk pendidikan itu akan dicairkan. Namun dia menjanjikan begitu semua proses selesai, maka uang itu akan ditransfer.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman