Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka, Warga Diminta Waspada PDF Cetak Email
Selasa, 02 Januari 2018 17:53

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Tiga pintu Waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau dibuka, Selasa (2/1/2018). Tiga pintu tersebut adalah pintu 1, 3 dan pintu 5. Alasan dibukanya ketiga pintu air ini adalah untuk menjaga keseimbangan waduk.


Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Dwi Suryo Abdullah mengatakan, posisi elevasi waduk saat dibuka adalah 80.32 mdpl."Pembukaan pintu 1 dimulai pukul 13.00 WIB. kemudian dilanjutkan pintu 3 lalu kemudian pintu 5. Adapun rasio pembukaan air adalah 30 Cm," ujar Dwi, Selasa (2/1/2018).


Dikatakan Dwi, sebenarnya design waduk mampu menampung air hingga ketinggian 82 mdpl, namun meski saat ini masih di angka 80,32 mdpl namun pintu waduk tetap dibuka agar agar warga yang bermukim di sisi air merasa aman.


Lebih lanjut Dwi Suryo mengimbau warga yang tinggal pinggiran Sungai Kampar maupun yang beraktivitas di sungai untuk berhati-hati dan waspada ketika akan melakukan aktifitas di pinggiran sungai, mengingat curah hujan yang tinggi dan pintu buangan air bendungan dibuka.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri