Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Fitnah UAS, Wartawan Topskor Kena Pecat PDF Cetak Email
Rabu, 27 Desember 2017 08:04

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Zulfikar Akbar, Wartawan Harian Topskor yang cuitannya menjadi viral dan banyak mendapat tanggapan Netizen karena memfitnh Ustad Abdul Somad (UAS), akhirnya kena pecat.

 


Kepastian tentang dikeluarkannya Zulfikar diperoleh dari Pemimpin Redaksi Harian Topskor, M. Yusuf Kurniawan lewat akun pribadinya @Yusufk09.


Yusuf mengatakan bahwa setiap perbuatan ada pertanggungjawabannya. Dan Zulfikar sudak umumkan sendiri vonis redaksi terhadap dirinya di akun pribadinya. Yusuf menjelaskan sejak saat ini Topskor tidak ada kaitan lagi dengan Zulfikar. Demikian pernyataan M. Yusuf.


Sementara Zulfikar dalam tweet sematannya mengatakan, "Sekali lagi saya mohon maaf bagi teman-teman yang masih tersinggung. Janji saya, tidak akan mengulangi hal-hal yang mengusik teman. Sebuah desakan dari teman-teman muslim yang tersinggung sudah disikapi redaksi. Keputusan mereka; saya di-cut sebagai sangsi yang saya terima dengan lapang dada," cuitnya.


Sementara itu, sejak adanya klarifikasi dari pemimpin redaksi soal pemecatan Zulfikar, timeline kembali mulai cooling down dari tagar #BoikotTopskor walaupun masih ada beberapa akun yang tetap memainkan tagar tersebut.


Beberapa netizen menyampaikan terima kasih atas respon dari pimpinan redaksi Topskor dan memuji sikap tegasnya. Sebagian lagi mengajak untuk mengambil hikmah dari kejadian ini agar tidak terulang lagi dikemudian hari.


Sebelumnya, tagar #BoikotTopSkor mendadak ramai dikicaukan oleh para pengguna media sosial twitter. Hal ini tak lepas dari kicauan salah seorang pengguna twitter @zoelfick yang mengkritik sikap Ustad Abdul Somad yang beberapa hari lalu sempat ditolak Hong Kong.


Dalam cuitan pengguna twitter yang diketahui bekerja di Harian Top Skor tersebut, ia mengkritik sikap Ustad Somad yang malah menyalahkan pihak Hong Kong yang menolak dirinya. Berikut isi cuitan pengguna twitter dengan nama Zulfikar Akbar tersebut.


Ada pemuka agama rusuh ditolak di Hong Kong, alih² berkaca justru menyalahkan negara orang. Jika Anda bertamu dan pemilik rumah menolak, itu hak yang punya rumah. Tidak perlu teriak di mana2 bahwa Anda ditolak.


Sepanjang Anda diyakini mmg baik, penolakan itu takkan terjadi. Zulfikar Akbar (@zoelfick) December 24, 2017

Tak berselang lama, kicauan Zulfikar tersebut langsung ramai mendapat tanggapan dari para pengguna twitter lainnya. Tak tanggung- tanggung, pengguna twitter membalas kritikan Zulfikar lewat tagar #BoikotTopSkor.


Jurnalis Topskor si @zoelfick terbukti memfitnah ulama dan umat islam secara keji #BoikotTopskor,tulis akun @Proksi2000 yang menyebut kritikan Zulfikar merupakan sebuah fitnah terhadap Ustad Abdul Somad UAS).grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat