Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal keenam

    cahari olehmu akan sahabat,
    yang boleh dijadikan obat.

    cahari olehmu akan guru,
    yang boleh tahukan tiap seteru.

    cahari olehmu akan isteri,
    yang boleh menyerahkan diri.

    cahari olehmu akan kawan,
    pilih segala orang yang setiawan.

    cahari olehmu akan abdi,
    yang ada baik sedikit budi,



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Ini Tanggapan Gubri Soal Surat Protes LAM PDF Cetak Email
Rabu, 11 Oktober 2017 14:01

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman santai menanggapi surat protes Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, yang tidak setuju jika ia memperjuangkan festival lampion raksasa Zhing Qiu menjadi iven nasional di Provinsi Riau.

"Surat kan tujuannya baik, ya nggak apa-apa. Nggak apa-apa statement saya, nanti kita jawab suratnya," kata pria yang akrab disapa Andi Rachmandi Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Rabu (11/10/17).

Andi pun menegaskan, bahwa komitmennya untuk mengangkat potensi-potensi wisata budaya lokal akan tetap menjadi prioritas, khususnya yang berkaitan dengan budaya Melayu.

"Ya kalau ada (budaya lokal, red) yang bisa kita angkat, kita angkat itu," tuturnya.

Sebelumnya, surat dari LAM Riau yang menyatakan protes ke Gubernur Riau itu sudah beredar sejak Selasa (10/10/2017). Dalam surat dengan nomor B-102/LAMR/X/2017 itu, ditandatangani oleh Ketua Umum DPH Datuk Seri Syahrial Abubakar, Sekretaris Umum DPH Datuk M Nasir Penyalai, Ketua Umum MKA Al Azhar, dan Sekretaris Umum MKA Datuh H Taufik Ikram Jamil.

Surat itu berisikan nada meminta klarifikasi kepada Datuk Setia Amanah soal pernyataannya yang menyebutkan bahwa festival Zhong Qiu akan diangkat sebagai pariwisata budaya nasional.

LAM merasa keberatan dengan pernyataan Andi Rachman yang akan memperjuangkan festival itu menjadi pariwisata nasional di Riau. "Pernyataan Datuk Setia Amanah itu muncul dibeberapa madia massa," seperti tertulis dalam surat itu.

Dalam surat itu LAM juga meminta jawaban dari Andi Rachman karena itu dianggap penting sebelum lembaga adat ini mengambil sebuah kesimpulan.Pernyataan Andi Rachman itu dianggap tidak sesuai dengan visi Riau 2020 yang menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan melayu, cogan Riau the Homeland of Melayu, dan tekad membangun Riau berbasis kebudayaan Melayu.

Di selembar surat itu LAM Riau menyebutkan bahwa festival Lampion Raksasa Zhong Qiu adalah unsur produk kebudayaan Tionghoa. Kapitalisasi jejaring hartawan Tionghoa akan membuat apapun ekpresi budaya mereka di Indonesia akan cepat berkembang, "menghimpit budaya asli nusantara". Cukuplah Bakar Tongkang di Rokan Hilir yang dihidupkan di Tanah Melayu ini karena pertimbangan lain.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy