|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Gubernur Riau HM Rusli Zainal melakukan pertemuan dengan sejumlah seniman dan budayawan di Riau, Jumat (20/1/12) di rumah Budayawan Tenas Effendy. Dalam pertemuan itu, Gubri menerima masukan terkaitĀ pengembangan Bandar Serai Riau Town Square and Convention (BSRTSC).
Gubri sendiri usai pertemuan, mengaku puas dengan masukan-masukan yang diberikan budayawan demi pengembangan kawasan bandar serai."Hari ini saya berterima kasih Alhamdulillah, kita bertemu dengan komunitas para seniman dan budayawan kita, untuk membicarakan berbagai hal, terkait dengan pengembangan-pengembangan kebudayaan,"tegasnya.
Dari pertemuan itu papar Gubri, jelas terlihat sudah adanya satu perspektif untuk memadukan kawasan budaya dengan kawasan bisnis di lahan Bandar Serai."Bermacam-macam pendapat kita dengar tadi, tapi Alhamdulillah kesimpulannya harapannya adalah keinginan untuk memadukan culture area dengan komersial area,"terangnya.
Tidak hanya itu lanjut Gubri, di kawasan itu tahun ini Pemprov Riau akan membangun Akademi Kesenian Melayu Riau (AKMR). Bahkan anggaran senilai Rp5 milyar, sudah dipersiapkan.
Kemudian, Pemprov juga akan mengembangkan kawasan budaya lainnya yakni, Taman Budaya dan Museum Sang Nila Utama. Menurut Gubri, kedua kawasan itu akan ditata ulang sehingga menjadi suatu kawasan budaya yang lebih baik lagi.
Budayawan Riau Tenas Effendy mengatakan, pertemuan itu berguna agar menyatukan persepsi berbagai pendapat guna pengembangan kawasan Bandar Serai. Namun, Tenas berharap agar kawasan Bandar Serai itu tidak boleh lepas dari sejarahnya, sebagai tempat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tahun 1994 silam.
"Jadi intinya, yang diharapkan budayawan-budayawan itu jangan sampai kawasan itu tidak meninggalkan ruhnya. Tidak menghilangkan latar belakang sejarahnya kawasan itu, sebagai MTQ Nasional di Riau yang pertama. Dan kenang-kenangan itu, masih diingat oleh semua orang,"jelasnya. M. Nur Zein
|