Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Kadisbud Riau: Penetapan Cagar Budaya Perlu Tim Ahli PDF Cetak Email
Selasa, 03 Juli 2018 05:37

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Riau, Yoserizal Zen memberikan pernyataan dan merespon terhadap keinginan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, yang menginginkan 170 Cagar Budaya di Inhu ditetapkan sebagai cagar budaya.



Namun, adanya keinginan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indragiri Hulu untuk mengusulkan Ranperda Cagar Budaya, itu tidak ada hubungan dengan penetapan cagar budaya yang ada di daerah.


"Jadi usulan Ranperda hingga menjadi Perda Cagar Budaya Daerah, itu hanya bersifat tentang teknis pengelolaan cagar budaya saja dan bukan bersifat untuk penetapan cagar budaya," ujar Yoserizal Zen, Senin (2/7).


Dijelaskan Yose, sejauh ini, Dinas Kebudayaan Provinsi Riau telah menyurati, bahkan memberikan penjelasan kepada dinas-dinas terkait di daerah tentang aturan dan Penetapan cagar budaya yang ada di daerah. Sesuai dengan aturan untuk penetapan benda cagar budaya ada aturannya.


“Pemerintah daerah mengusulkan tim ahli cagar budayanya ke Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Riau yang nantinya akan disampaikan ke Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Riau yang dipimpin oleh budayawan Riau OK Nizami Jamil,” jelasnya.


“Maksimal usulan tim cagar budaya daerah berjumlah 7 orang dan minimal 5 orang dari berbagai disiplin ilmu. Tetapi kalau tidak ada usulan tim cagar budaya dari daerah, maka pemerintah daerah mengusulkan registrasi cagar budaya daerahnya kepada tim ahli cagar budaya Provinsi Riau untuk melakukan kajian dan penelitian, sehingga bisa ditetapkan cagar budaya daerah," tambah mantan Karo Humas ini.


Untuk itu, kata Yose, kalau pemerintah daerah kabupaten dan kota melakukan penetapan cagar budaya, harus ada tim ahli cagar budaya dan hasil Kajiannya. Sebab dalam Penetapan Benda Cagar Budaya itu diatur sesuai dengan Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010, sebab syarat penetapan cagar budaya itu harus ada tim ahli dan hasil kajian dari tim ahli cagar budaya.


“Ke depan, kita berharap kepada pemerintah Kabupaten dan kota bisa membentuk tim ahli cagar budaya sesuai dengan sertifikasi," tutup Yoserizal Zen.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat