Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Mendikbud Prioritaskan Kemajuan Budaya Melayu Riau PDF Cetak Email
Kamis, 15 Maret 2018 09:00

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Efendy mendukung penuh penerapan peraturan daerah terkait muatan lokal budaya melayu sebagai upaya memelihara kelestarian kebudayaan.

 

Untuk itu, Mendikbud akan memberikan prioritas kepada provinsi untuk pemeliharaan dan pemajuan budaya melayu di Riau termasuk Bahasa melayu Riau sendiri.

 

 

"Insya Allah saya sempat berdiskusi dengan Gubernur Demisioner (Arsyadjuliandi Rachman) dan Plt Gubernur Riau, Mendikbud akan berikan prioritas bagi Riau dalam pemeliharaan dan kemajuan budaya dan bahasa,"ujar Muhadjir Efendy saat kunjungan kerja ke Riau Rabu (14/3/2018).

 

 

Karena lanjut Muhadjir, Bahasa Indonesia itu induknya berasal dari bahasa Riau yakni bahasa Melayu, sehingga harus dilestarikan dan dimajukan budaya dan bahasa melayu tersebut."Insya Allah juga Pak Plt Gubernur tadi janji menyediakan lahan untuk pembangunan pusat kebudayaan dan bahasa yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, "ujarnya.

 

Sehingga tanahnya disediakan Pemerintah Provinsi Riau dan bangunan akan ditanggung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI."Kita berikan prioritas untuk Riau dalam pemeliharaan dan pemajuan, makanya kita dukung penuh," ujarnya.

 

Sebagaimana Pemprov Riau mulai menerapkan perda muatan lokal dimana seluruh instansi pemerintah dan swasta wajib menggunakan one day one melayu.Sehari dalam seminggu wajib menerapkan melayu baik itu bahasa dan pakaian.

 

Tidak hanya itu di sekolah juga mata pelajaran muatan lokal budaya melayu juga harus diterapkan.tpc/nor

 

 

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat