Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pusat Dukung Riau sebagai Pusat Pelestarian dan Pengembangan Zapin PDF Cetak Email
Senin, 11 Desember 2017 23:11

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemerintah Pusat melakui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merespon positif Provinsi Riau sebagai pusat pelestarian dan pengembangan Zapin Melayu Dunia.

 


Rekomendasi pusat ini diperoleh setelah Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen melaporkan dan membahas hasil dari Festival Budaya Melayu 2017 yang digelar beberapa waktu lalu ke Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid.


Dalam kesempatan itu, Yoserizal dan Hilmar Farid membincangkan khusus mengenai rekomendasi Konvensi Zapin. Dimana dalam rekomendasi yang disepakati tokoh tari tanah air, Malaysia dan Singapura meminta Kemendikbud secara berkesinambungan agar melaksanakan Temu Zapin Nusantara.


"Pak Dirjen sangat mendukung Riau menjadi Pusat Pelestarian dan Pengembangan Zapin Melayu Dunia, dimana dikoordinir oleh Zapin Centre (Pusat Zapin)," kata Yoserizal yang juga Sekretaris Eksekutif Zapin Centre.


Karena menurut Dirjen Kebudayaan, tambah Yoserizal, langkah itu dinilai tepat dan sejalan dengan visi Riau 2020 yang ingin menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Apalagi saat ini Riau tengah menggarap pariwisata berbasis budaya.


"Saya dukung keinginan Gubernur Riau yang serius mengurus kebudayaan Melayu," pungkas Yoserizal menirukan ucapan Dirjen Kebudayaan.


Seperti diketahui dalam Festival Budaya Melayu pada 29 November 2017 dilaksanakan Konvensi Zapin yang diikuti tokoh tari dari Riau, DKI Jakarta, NTB, Sumatera Utara, Jambi, Singapura dan Malaysia. Dalam Konveksi Zapin tersebut, dimana seluruh peserta konvensi menyepakati Riau sebagai pusat pelestarian dan pengembangan Zapin Melayu.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri