Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Disbud Riau Putar Film Dokumenter di Enam Daerah PDF Cetak Email
Sabtu, 09 Desember 2017 10:25

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau mulai 8-24 Desember 2017 melakukan pemutaran film dokumenter di enam kabupaten/kota se-Riau.

 

Keenam daerah tersebut diantaranya Kabupaten Kampar, Bengkalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir dan Siak. ‎"Pemutaran film dokumenter ini bertujuan menyosialisasikan keberadaan Disbud dan Museum Sang Nila Utama Riau," kata Kepala Disbud ‎Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zein, Jumat (8/12/17) di Kantor Gubernur Riau.

 

 

Selain itu, lanjut Yoserizal, dengan pemutaran film tersebut diharapkan masyarakat dapat membantu Disbud Riau dalam pencapaian target yang diberikan pimpinan Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya pengakuan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan warisan yang bergerak maupun tak bergerak.

 

‎"Meski sekarang kita sudah mendapat 21 WBTB, dan kedepan gubernur Riau ‎meng-SK-kan 32 cagar budaya tak bergerak seperti kuburan pendekar ternama di Kuansing," bebernya.

 

Karena itu, Yoserizal mengharapkan program tiga program Disbud Riau ‎yakni pengelolaan nilai budaya, keragaman kebudayaan dan, pengembangan nilai budaya bisa sampai kebawah.

 

"Kita harap kabupaten/kota dapat melakukan sosialisasi dan pembinaan WBTB yang sudah mendapat pengakuan ke masyarakat. ‎Karena Dirjen Kebudayaan pernah mengatakan kalau ingin mencapai visi misi Riau 2020 harus didukung dengan kabupaten/kota, sebab pusat kebudayaan itu berada di daerah. Tapi sejauh ini daerah belum memiliki badan atau dinas kebudayaan, ini yang kita dorong terus,"tuturanya.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota