Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gubri Lepas Pawai Festival Lancang Kuning PDF Cetak Email
Jumat, 24 November 2017 20:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman melepas peserta Pawai Budaya Melayu "Festival Lancang Kuning" yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Disbud), Jumat (24/11/17).

 

 

‎Pawai Budaya Melayu yang diikuti 12 Kabupaten/Kota se Riau, di Taman Budaya Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Menurutnya, kegiatan ini akan terus didukung Pemprov Riau.

 

"Pawai ini rangkaian Festival Lancang Kuning, dan kegiatan ini yang kedua kalinya digelar. Tentu ini harus kita dorong terus, apalagi di dalam rangkaian Festival Lancang Kuning ada seminar-seminar yang mengundang pelaku seni dan budayawan dari berbagai negara," katanya.

 

Dari kegiatan itu, dia berharap ke depan Riau dapat memberikan pengetahuan tentang kebudayaan Melayu di Riau. Dan diharapkan banyak pengakuan-pengakuan yang didapat Riau, baik yang benda maupun tak benda.

 

"Yang terpenting yang kita kejar masalah pengakuan-pengakuan Warisan Budaya Benda dan Tak Benda, dalam rangka untuk menjadikan Riau ini sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara," harapnya.

 

Menurutnya ‎semua apa yang ada di Riau ini memiliki sejarah lengkap dan panjang. Karena itu buku-buku sejarah yang sudah diterbitkan seperti Tunjuk Ajar, sejarah sungai dan kerajaan makin memperkuat visi misi Riau 2020.nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang