Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Buka Festival Permainan Rakyat, Gubri Bermain Ligu PDF Cetak Email
Rabu, 09 Agustus 2017 22:45

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman membuka Festival Permainan Rakyat yang digelar di Taman Budaya Riau, Rabu (9/8/17).

 

Berbagai bentuk permainan tradisi orang Riau ini seperti gasing, layang-layang, congkak, berbalas pantun, tari zapin ditampilkan dan dijadikan perlombaan. Pembukaan festival permainan rakyat Riau ini, selain disaksikan Kepala Dinas Kebudayaan Riau Yoserizal Zein, juga dihadiri fotografer dari Belanda. Kemudian ada juga fotografer dari Sumatera Barat.

Gubri menyampaikan dalam mengapresiasi kegiatan ini dalam memajukan kebudayaan Melayu. Menurut orang nomor satu di Riau ini, hal ini tentu saja untuk melestarikan nilai-nilai kearifan lokal.

"Kita harus menjaga lingkungan, tidak boleh merusak. Maka kita wujudkan Riau berintegritas, kita perlu mendukung terus kususnya Dinas Kebudayaan tugas tupoksi dan teruang dilanjutkan. Mudah-mudahan pertandingan yang diadakan terus disosialisasikan terus menerus," katanya.

Festival permainan rakyat Riau ini ditandai dengan pemukulan Ligu, jenis permainan rakyat asal Inhu ini dipukul layaknya permainan golf. Namun Ligu ini terbuat dari batok kelapa yang di susun sejajar yang di tancapkan di atas pasir.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein mengatakan permainan rakyat yang diperlombakan seperti gasing, congkak, layang-layang, berbalas pantun, tari zapin adalah salah satu upaya menjaga berbagai bentuk permainan rakyat yang hampir dilupakan saat ini.nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda bijak bestari
Pantun menjadi suluh negeri
Ilmu tersirat payah dicari
Bila disimak bertuahlah diri