Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Disbud Gelar Diskusi Himpun Pikiran Budayawan dan Seniman PDF Cetak Email
Minggu, 05 Maret 2017 21:18

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Dinas Kebudayaan Provinsi Riau gelar diskusi dengan tema terpumpun 'menghulu sungai-sangai menjemput manik-manik peradaban Melayu'.

 

Sebagai sebagai pembicara pada kegiatan diskusi yang diikuti para budayawan dan seniman ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Riau Raja Yoserizal Zein, Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau OK Nizami Jamil, Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Riau Al Azhar.

"Tujuan diskuasi yang kita laksanakan hari ini, kita ingin menghimpun pikiran dari para stake holder seperti budayawan, seniman terhadap keberadaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru bernama Dinas Kebudayaan," kata Plt Kadis Kebudayaan Riau Raja Yoserizal Zein.

Menurutnya, usulan-usulan yang dihasilkan dari diskusi ini akan menjadi masukan kepada Dinas Kebudayaan dalam menjalankan program kerjanya, khususnya dalam pengembangan kebudayaan.

Sesuai yang diamanatkan, ada tiga program yang diamanatkan Dinas Kebudayaan. Pertama, pengelolaan kekayaan daerah, pengelolaan pengembagan daerah, pengembangan budaya daerah.

"Ketiga program itu menjadi payung yang akan diusulkan teman-teman seniman yang berhubungan dengan kebudayaan. Tapi intinya juga kita ingin memastikan mana yang menjadi tupoksi Dinas Pendidikan sebagai lembaga pendidikan dan mana yang menjadi tupoksi Dinas Kebudayaan yang juga banyak berbicara pendidikan soal kebudayaan," papar Yoserizal.

Diskusi kebudayaan ini dilangsungkan dengan tempat terbuka, di Taman Gemala Bandar Serai Melayu yang ada di belakang Museum Sang Nila Utama. Dimana pembicara duduk lesehan di yang sudah disediakan. Sementara peserta duduk menggunakan kursi.rls/nur

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar