Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kedua

    barang siapa mengenal yang tersebut,
    tahulah ia makna takut.

    barang siapa meninggalkan sembahyang,
    seperti rumah tiada bertiang.

    barang siapa meninggalkan puasa,
    tidaklah mendapat dua temasya.

    barang siapa meninggalkan zakat,
    tiadalah hartanya beroleh berkat.

    barang siapa meninggalkan haji,
    tiadalah ia menyempurnakan janji.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Agung: Kita Tidak Lagi Berbicara Venues PON PDF Cetak Email
Selasa, 28 Agustus 2012 15:10

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono menyatakan, Provinsi Riau tidak perlu ragu lagi untuk menyelenggarakan PON XVIII Riau September mendatang. Agung meminta, untuk tidak terlalu memikirkan venues, melainkan persiapan pembukaan pesta olahraga terbesar di Indonesia ini.

Penegasan Agung itu diutarakannya kepada riauplus.com, Selasa (28/8/12), di sela-sela kunjungannya ke Riau bersama Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng, Jaksa Agung Basrief Arif, Kepala BPKP Pusat Mardiasmo, Kepala LKPP Agus Rahardjo, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dan pejabat lainnya.

"Sekarang kita tidak lagi berbicara tentang fisik venues, tetapi bagaimana opening ceremony-nya. Bagaimana konsumsi, bagaimana penginapan, bagaimana wasitnya. Saya kira, kami disini memberikan suport, moril supaya tidak ragu-ragu,"papar Agung meyakini.

Agung sendiri mengaku optimis, jika penyelenggaraan PON Riau ini berlangsung sukses. Ini diketahuinya, setelah berdasarkan laporan yang diterima banyak kemajuan yang tekah dicapai.

"Tetapi, saya akan dengarkan dulu laporan dari Pak Gubernur. Dan tentunya, nanti kita akan melakukan peninjauan lapangan,"tegas Agung lagi, di Kantor Gubernur Riau.

Pada kesempatan itu, Agung juga menyebutkan, jika penggunaan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa itu, tidak perlu dituangkan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres).  Cukup diproses hingga di tingkat daerah pun, bisa lebih baik.

"Yang penting dikawal, oleh lembaga-lembaga yang berwenang. Yang kompetensinya tinggi. Seperti LKPP, Kejaksaan Agung, BPKP untuk mengawal. Sehingga, prosedur harus sesuai dan tidak ada hal-hal yang diluar ketentuan yang berlaku. Dan yang terpenting, on time,"tuturnya.

Bahkan Agung menilai, berdasarkan pengamatannya, sejauh ini proses pengadaan barang dan jasa dalam PON Riau, lebih banyak yang selesainya daripada yang tidak."Termasuk jembatan layang kan. Ya, mungkin ada kekurangan di sana-sini, secara generally cukup memuaskan,"terangnya.

Terkait dana Rp100 milyar bantuan pusat, Agung menjelaskan bahwa hal itu sudah ditangani oleh pihak Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) RI. Agung menegaskan, jika anggaran ratusan milyar itu memang dialokasikan untuk penyelenggaraan PON itu sendiri.

Tidak hanya itu, Agung juga memastikan kalau Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono akan hadir membuka perhelatan iven olahraga terbesar di tanah air itu."Presiden sendiri sudah akan hadir di sini, tanggal 11 (September) pagi. Termasuk dengan tamu-tamu asing itu,"jelasnya. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Rakor Gubri Dengan Bupati/Walikota Se Riau

article thumbnail
Galeri Foto Peresmian Proyek Pemprov Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy