Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Negosiasi Ganti Rugi Runway Deadlock, Uang Dititipkan ke Pengadilan PDF Cetak Email
Kamis, 09 Desember 2010 13:26

PEKANBARU,RIAU.COM-Proses pembebasan lahan landasan pacu (runway) Bandara Sultan Syarief Kasim (SSK) II Pekanbaru, antara tim sembilan Pemko dan warga pemilik lahan, hingga kini belum final. Jika Desember ini tidak ada kesepakatan, maka uang ganti rugi lahan dititipkan ke pengadilan.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Tata Pemerintahan Rizka Utama,kepada riauplus.com, Kamis (9/12) saat dikonfirmasi tentang perkembangan negosiasi soal ganti rugi lahan itu. Pihaknya juga masih menunggu hasil negosiasi itu dari Tim Sembilan Pemko.

"Pokoknya kita tunggu hingga Desember 2010 ini. Kalau warga masih bertahan dengan harga semula, terpaksa uangnya kita serahkan ke pengadilan,"tegas Rizka.

Rizka mengatakan, bahwa pihaknya telah menawarkan harga ganti rugi itu sebesar Rp375 ribu per meternya. Sementara warga, menginginkan harga yang sangat tinggi yaitu Rp500 ribu per meter.

"Padahal harga yang kita tawarkan itu, sudah melebihi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Tetapi warga tetap minta Rp500 ribu,"sebutnya.

Karena itu, setakad ini pihaknya telah meminta konsultan Appraisal untuk melakukan survey terkait harga lahan itu. Yang jelas katanya, akhir tahun ini lahan yang akan digunakan untuk runway itu harus dikosongkan, karena pembangunannya segera dilaksanakan.

"Biarlah warga meminta langsung uang ganti rugi itu ke pengadilan. Karena tak mungkin uang itu dikembalikan ke kas daerah,"ujarnya.

Pemprov telah mengalokasikan dana sekitar Rp19 miliar untuk pembebasan lahan. Landasan pacu yang dibutuhkan yakni sepanjang tiga kilometer. Sementara yang sudah tersedia baru sekitar 2,4 kilometer. Artinya, masih ada kekurangan lahan landasan pacu sepanjang 600 meter lagi. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar