|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Harapan Provinsi Riau untuk menerima bantuan dana pemerintah pusat Rp460 milyar dalam APBN 2012 untuk pembangunan Jembatan Siak IV, nampaknya belum bisa terealisasi. Pasalnya, pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih menolak menjadi kuasa pengguna anggaran (KPA) untuk Jembatan Siak IV itu.
Hal ini diutarakan Asisten II Setdaprov Riau Emrizal Pakis kepada riauplus.com, terkait belum dicairkannya anggaran untuk Jembatan Siak IV tersebut, meski sudah dianggarkan dalam APBN 2012.
"Memang di APBN Rp460 milyar ini, belum clear sampai sekarang. Masih menjadi persoalan. Karena persoalannya bukan pada anggaran sebetulnya. Bukan pada rupiah,"jelas Emrizal, Jumat (27/7/12).
Tetapi yang menjadi persoalan saat ini kata Emrizal, justru terletak pada belum ditetapkannya kuasa pengguna anggaran (KPA) yang akan mempertanggungjawabkan dana ratusan milyar itu, untuk proyek pembangunan Jembatan Siak IV.
"Karena pemerintah pusat maunya, KPA-nya itu ada di Kementerian PU. Tetapi Kementerian PU masih keberatan. Sampai hari ini, kondisinya masih seperti itulah,"tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau SF Hariyanto, beberapa waktu lalu mengungkapkan, sejauh ini tidak ada masalah terkait anggaran jembatan Siak IV. Pihaknya masih tetap mengharapkan bantuan anggaran dari pusat.
Untuk saat ini kata Hariyanto, masih ada kekurangan anggaran sebesar Rp200 milyar lagi. Karena itu, pihaknya memang mengharapkan anggaran dari pusat.
"Anggaran tidak masalah. Kita nunggu dari pusat. Kalau nanti pusat tidak menyediakan, kita gunakan anggaran APBD. Lebih kurang Rp200 milyar lagi,"ulasnya.
Terkait progres pembangunan Jembatan Siak IV saat ini, SF mengaku sudah mencapai 50 persen. Diharapkan, Mei 2013 mendatang, jembatan ini sudah bisa difungsikan.
Bahkan, saat ini sudah masuk tahap erection-nya. Pihaknya berharap, secepat mungkin akan dimulai pemasangan bentang utamanya. M. Nur Zein
|