Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Penambahan Kuota BBM, Gubri Minta Dukungan Anggota DPR Asal Riau PDF Cetak Email
Selasa, 10 Juli 2012 17:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Belum adanya respon positif pemerintah pusat untuk menambah kuota BBM di Riau, membuat Gubernur Riau HM Rusli Zainal harus mencari dukungan di tingkat pusat. Terutama dukungan dari Anggota DPR RI asal pemilihan Riau.


Permintaan dukungan kepada wakil rakyat asal Riau di tingkat pusat itu, diutarakan Gubri kepada riauplus.com, Selasa (10/7/12), terkait permohonan penambahan kuota BBM. Apalagi, masalah ini termasuk tanggungjawab wakil rakyat asal Riau itu.

"Saya berharap ini mesti didukung, disuport oleh DPR. Termasuk DPR RI kita (Riau). Karena ini kan ada di pusat. Nah ini saya kira salah satu tanggungjawab DPR RI juga,"ujar Gubri.

Karena tugas wakil rakyat di pusat itu lanjut Gubri, harus mampu melihat bagaimana yang menjadu kebutuhan dan kepentingan masyarakat Riau."Termasuk juga di dalam penambahan kuota BBM ini,"ulasnya.

Apalagi kata Gubri, beberapa bulan lagi Provinsi Riau menghadapi berbagai iven nasional dan internasional yang cukup besar seperti PON XVIII September mendatang. Diharapkan, saat iven itu berlangsung ketersediaan BBM tidak langka.

"Saya tidak bisa membayangkan, kalau Riau yang penghasil minyak hampir 40 persen nasional ini, terus nanti terjadi kelangkaan, apa kata dunia,"sebutnya.

"Ya, barangkali kalau Provinsi NTT atau beberapa provinsi yang tidak mempunyai potensi minyak, mungkin dapat kita pahami. Tetapi kalau di Riau nanti terjadi antrian, kan sesuatu yang sangat aneh,"terang Gubri.

Sejauh ini papar Gubri, pihaknya sudah meminta instansi terkait dan Pertamina, untuk dapat mencarikan solusinya. Gubri berharap, pusat memberikan kuota BBM sesuai dengan proporsional-nya untuk kebutuhan Riau.

Gubri juga tidak menampik, kalau pihaknya tetap akan mendukung program pemerintah tentang penghematan BBM."Tetapi penghematan itu bukan berarti, harus membatasi hal-hal yang bersifat primer atau yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat,"tukasnya. M. Nur Zein

 

 

Galeri Foto

Rakor Gubri Dengan Bupati/Walikota Se Riau

article thumbnail
Galeri Foto Peresmian Proyek Pemprov Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang