|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2011, merupakan cambuk bagi Pemprov Riau. Diharapkan, ke depannya Pemprov kembali meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Hal ini diutarakan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit kepada riauplus.com, Jumat (29/6/12) ketika ditanyakan tentang prediket WDP yang diraih Pemprov Riau. Namun yang penting, pihaknya sudah berusaha memberikan yang terbaik.
"Yang pentingkan kita telah berusaha untuk memberikan hasil yang terbaik. Saya kira penilaian itu, patut kita hargai. Karena itu akan menjadi cambuk bagi kita, dengan seluruh satuan kerja (Satker) yang ada di Pemprov Riau, untuk ke depannya lebih diperbaiki lagi,"tegasnya.
Dikatakan Wagubri, raihan WDP ini akan memacu seluruh Satker untuk bekerja keras merebut kembali opini WTP yang pernah diraih tahun lalu."Oleh karena itu, kita mengambil hal positifnya saja,"ujar Wagubri.
Masih kata Wagubri, adanya beberapa catatan yang menjadi perhatian serius BPK terhadap LKPD Pemprov Riau 2011 itu, diharapkan ke depannya dapat disempurnakan kembali seluruh Satker. Tetapi untuk diketahui juga, WDP itu pun merupakan hasil kinerja yang sudah dapat dipertanggungjawabkan.
"Memang ada catatan-catatan, yang nanti bagaimana kita untuk dapat memperbaikinya. Dan mudah-mudahan, WTP ke depan nantinya akan lebih baik daripada WTP Tahun 2010 lalu,"harapnya.
Oleh karena itu papar Wagubri, pihaknya tidak akan kehilangan semangat untuk terus meraih opini WTP dari BPK."Dan kita tidak merasa kecewa dengan penilaian dari BPK itu. Karena itu akan memacu kita untuk dapat mengetahui mana-mana yang lebih menjadi fokus kita untuk menyempurnakannya lebih baik lagi,"tukas Wagubri.
Seperti diketahui, BPK RI Perwakilan Riau telah menyerahkan hasil evaluasi LKPD Pemprov Riau, Rabu (27/6/12) di DPRD Riau. Terhadap LKPD Pemprov Riau, BPK memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). M. Nur Zein |