Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gubri Ingatkan Gesekan Suhu Politik Jelang Pemilukada PDF Cetak Email
Senin, 29 November 2010 21:24

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Menjelang pelaksanaan Pemilukada di tujuh kabupaten/kota di Riau 2011 mendatang, membuat suhu politik semakin tinggi. Akibatnya, indikasi terjadinya gesekan-gesekan antar partai maupun internal partai pun tak terhindarkan.


Penegasan ini diungkapkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal, dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Riau, Zulkarnain Kadir, saat membuka Rakor dan Evaluasi Jajaran Kesbangpolinmas Se-Riau, Senin (29/11) malam di Hotel Mutiara Merdeka Hotel.

"Disadari, menghadapi Pemiluka tahun 2011 mendatang, akan terjadi peningkatan suhu politik di tingkat lokal. Karena itu saya mengingatkan kecendrungan terjadinya gesekan-gesekan baik internal partai Politik, maupun tim sukses,"sebutnya.

Bahkan kata Gubri, bukan tidak mungkin akan melebar pada gesekan antar masyarakat."Yang pada akhirnya bermuara pada terganggunya stabilitas sosial dan persatuan bangsa,"bebernya.

Adanya indikasi melemahnya nilai-nilai kesatuan akhir-akhir ini lanjut Gubri, berkembangnya iklim saling kurang menghargai, terutama dalam artikulasi politik. Lalu belum dipahaminya arti pentingnya wawasan kebangsaan.

"Meningkatnya eskalasi suhu politik pada waktu-waktu tertentu, sejalan dengan fase agenda politik dan kebijakan nasional ataupun pada kejadian tertentu, yang berdampak luas seperti ancaman terorisme dan sebagainya,"uajrnya lagi.

Karena itu lanjut Gubri, untuk menghadapi dinamika politik bangsa saat ini, maka jajaran kesatuan bangsa perlu senantiasa meningkatkan peran dan fungsinya dengan baik, sesuai dengan Pasal 22 UU nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Kesbangpolinmas berkewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga kerukunan nasional dan menjaga keutuhan negara.

Dalam Rakor dan evaluasi Kesbangpolinmas ini, juga dihadiro narasumber dari Direktur Politik dan Komunkasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, DR Raden Siliwati. Kemudian Direktur Jenderal Kesbangpol Kementrian Dalam Negeri. M. Nur Zein



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang