Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Fitra: DPRD Riau 'Merampok' Lewat Perjalanan Dinas! PDF Cetak Email
Senin, 08 Oktober 2018 19:01

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Melancong keluar negeri dengan dana rakyat, perilaku anggota DPRD Riau bikin geram. Bahkan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, pernah mengeluarkan hasil kajiannya, bahwa DPRD Riau itu 'merampok' lewat anggaran perjalanan Dinas.

 


Hal ini diungkapkan oleh Tim Peneliti dari Fitra Riau, Triono Hadi, Senin, 8 Oktober 2018 di Pekanbaru. Tri mengatakan perilaku seperti ini dianggap tidak etis, sebab wakil rakyat itu masih berkesempatan ke luar negeri di tengah APBD Riau defisit.


"Makanya 2017 itu, kami pernah ngomong kalau DPRD Riau itu 'merampok' melalui dana perjananan dinas," ujarnya.


Dia menambahkan, Fitra Riau juga sudah melakukan kajian analisis perbandingan anggaran perjalanan dinas DPRD 4 provinsi di Sumatera. Perjalanan dinas untuk DPRD Riau tergolong tidak masuk akal jika dibandingkan dari sisi angka besarannya. "Dana perjalanan dinas untuk DPRD Riau ini gila sekali," sambungnya.


Triono menjelaskan, jika dibandingkan dengan Sumut yang punya 100 orang anggota DPRD dengan 37 kabupaten/kota, dana perjalanan dinas dialokasikan hanya sekitar Rp140 miliar. Kemudian Sumsel, dalam catatan Fitra, jumlah anggota DPRD hanya 75 dengan jumlah kabupaten/kota ada 17, dana perjalanan dinas hanya Rp78 miliar.


"Begitu juga dengan Padang, anggaran perjalanan dinas DPRD nya Rp45 miliar. Sedangkan Riau jumlah anggota DPRD ada 65 dengan 12 kabupaten/kota, tapi dana perjalanan dinas sampai Rp190 miliar. Anggota DPRD Riau ini aneh memang," ujarnya.


Tri menilai, anggota dewan di Riau seolah ada semacam budaya untuk mencari pendapatan. Oleh sebab itu, Fitra menyatakan kalau DPRD Riau 'merampok' melalui dana perjalanan dinas.


"Parahnya lagi ketika kami melakukan akses ke mereka untuk mendapatkan informasi dalam bentuk dokumen hasil perjalanan dinas, kemana tujuannya, mereka tak ada dokumentasi itu. Padahal mereka paling banyak menggunakan anggaran perjalanan dinas. Oleh sebab itu kami melihat selama ini pemerintah di Riau ini tidak pernah susah uang, kok," kata Triono Hadi.bpc/nor


 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat