Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Wan Thamrin 'Buka-bukaan' Soal Minim Anggaran Ke Syamsuar PDF Cetak Email
Selasa, 02 Oktober 2018 20:50

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim, buka-bukaan dengan gubernur Riau terpilih, Syamsuar, mengenai kondisi keuangan Pemprov Riau yang kurang stabil.

 


Selain itu, Wan Thamrin juga menyampaikan ada beberapa program kegiatan Pemprov Riau yang bakal mengalami tunda bayar di APBD 2019. Termasuk juga persoalan tidak adanya APBD Perubahan 2018.


"Tadi kita sampaikan ke pak Syamsuar soal kegiatan kita yang mengalami tunda bayar tahun 2019. Semua kita sampaikan, dan kita tidak ada dusta di hati kita. Bukan terbuka lagi, tapi telanjang bebas," kata Wan Thamrin, Selasa (2/10/2018).


Wan Thamrin mengakui kondisi Pemprov Riau saat ini sedikit berat menghadapi hadapi akhir tahun karena APBD perubahan tak ada. "Tadi pak Syamsuar juga menyatakan kalau Pemkab Siak juga pernah mengalami hal serupa pada tahun 2015. Kuncinya konsisten saja kepala daerah, dudukan bersama untuk yang terbaik," ujarnya.


Karena itu, Wan Thamrin menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kalau kegiatan yang tak prioritas jangan dilelang, agar tahun 2019 tidak banyak tunda bayar. "Sebetulnya kegiatan yang diusulkan OPD tidak salah, hanya saja uangnya tidak ada. Ini lah kondisi kita saat ini," ungkap mantan Bupati Rokan Hilir ini.


Selain itu, Wan Thamrin juga menyampaikan permintaan kepada Syamsuar agar kedepan program yang sudah dicanangkan Pemprov Riau jangan dihapus.


"Tapi satu yang saya sampaikan ke pak Syamsuar, apa yang sudah dicanangkan seperti muatan lokal Budaya Melayu jangan sampai mundur atau dihapus. Kalau bisa kedepan semakin dipertajam, kalau sekarang kita cerita di kulit-kulitnya, kedepan masuk ke isinya. Itu yang kita harapkan," harapnya.


Sementara itu, Gubernur Riau terpilih Syamsuar saat diminta tanggapannya mengenai kondisi keuangan Pemprov Riau yang tengah mengalami defisit mengaku memahami kondisi tersebut.


"Tadi kami sampaikan pemikiran, memang persoalan ini tak bisa dihindari. Persoalan ini pada tahun 2015 sudah kami alami. Tidak ada jalan lain kecuali melakukan rasionalisasi dan efisiensi anggaran," katanya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy