Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Anggaran Defisit, Dewan Malah Minta Tambahan Belanja Pokir Rp200 Miliar PDF Cetak Email
Jumat, 28 September 2018 19:10

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Disaat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengalami defisit anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau malah meminta dana tambahan belanja di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018.

 


"Kalau persoalan waktu saya kira itu relatif. Kesulitan kita adalah mengakomodir keinginan pihak-pihak tertentu yang ingin menambah belanja pokok pikiran (Pokir-red)," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, Jumat (28/9/2018).


Dia menyampaikan, Pemprov Riau sedikit kesulitan mencari sumber dana tatkala akan menambah belanja. Hal itu juga tak mungkin dilakukan. Bahkan kondisi ini sudah dipikirkan berbulan-bulan untuk mencari solusi mengakomodir permintaan pihak ingin menambah.


"Tapi ternyata jawabannya tak mungkin. Kita tambah pun kalau sumber dananya tak ada, itu akan menjadi gagal bayar. Kalau kepada perusahaan yang memiliki kapasitas dana besar tak masalah, tapi kalau usaha kecil tentu kasihan menunggu lama, sementara mereka butuh dana untuk perputaran bisnis," paparnya.


Karena itu, Ahmad Hijazi menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak tertentu yang berpikir ingin menambah belanja. Karena dipaksakan juga Pemprov Riau tidak bisa melanjutkan.


Disinggung berapa tambahan belanja dewan yang diminta, Ahmad Hijazi menyampaikan berada di kisaran Rp200 miliar.


"Mungkin permintaan itu ada hal-hal lain (selain pokir) yang perlu belanja. Dari ketersediaan dana kita akui kesulitan untuk mengakomodir permintaan itu,"ulasnya.ck/nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu