Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
23 ASN Pemprov Riau Tak Dapat Hak Pensiun PDF Cetak Email
Rabu, 12 September 2018 13:45

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Sebanyak 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Riau yang tersandung kasus hukum dipastikan tidak akan mendapat hak pensiunnya.

 

"Kalau diberhentikan secara tidak terhormat secara otomatis hak pensiunnya dicabut," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan melalui Kabid Kedudukan Hukum dan Kesejahteraan Pegawai, Trimo Setiono, Rabun(13/9/18).


Dia mengatakan, pihaknya sudah menempatkan pasal untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian, maka secara runut sudah dipastikan ke 23 ASN tidak mendapatkan hak pensiunnya.


"Yang 23 pegawai itu sudah kita pastikan. Karena rata-rata mereka dinyatakan bersalah atas jabatannya. Prosesnya seperti apa, tentu ada SK pemberhentian dan diawali keputusan Pengadilan," tegasnya.


Untuk pemberhentian ke 23 pegawai tersebut, sebut Trimo, kalau pidana umum ada beberapa kategori, seperti diatas dua tahun tidak berencana dan diatas dua tahun berencana. Hal ini tertuang dalam Pasal 248 sampai Pasal 252.


"Sedangkan yang diberhentikan secara tidak terhormat tertuang pada Pasal 250 huruf d berkaitan dengan jabatan dan dinyatakan bersalah dan sudah inkrah, walupun hanya satu hari tetap diberhentikan dengan tidak terhormat," terangnya.


"Ketika diberhentikan mereka mendapat hak-haknya sesuai perundangan undangan. Namun yang mendapatkan hak pensiun berhenti atas permintaan sendiri dan sudah memasuki pensiun dini. Ini ditegaskan dalam Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 pasal 7," tutupnya.ck/nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman