Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Tak Capai Target, Kepala UPT Bapenda Riau Diminta Mundur PDF Cetak Email
Kamis, 05 Juli 2018 15:46

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Wakil Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim mengumpulkan Kepala UPT Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Kamis (5/7/18), untuk memotivasi agar lebih giat mencari PAD (Pendapatan Asli Daerah).

 

"Sengaja saya kumpulkan untuk kasih motivasi bekerja. Mereka ini kan soko guru kita di lapangan yang mencari PAD," kata Wagubri,di kantor Gubernur Riau,.

 

Ibarat sebuah rumah tangga, menurut Wan Thamrin pegawai Bapenda merupakan kepala rumah tangga yang mencari uang. "Kalau mereka tak mencari PAD itu bagaimana kita mau belanja, karena mereka yang mencari uang," cetusnya.

 

Dalam arahan mendasarnya, Wan Thamrin meminta target pekerjaan kepada semua UPT Bapenda di Kabupaten/Kota se-Riau.

 

"Pegawai Bapenda itu bukan seperti pegawai bisa, mereka itu bekerja 6 hari dalam seminggu. Mereka tak punya hari Sabtu, hari Sabtu mereka bekerja. Makanya saya tanya kira-kira sanggup tidak bekerja seperti itu," cakapnya.

 

Karena itu, Wan Thamrin menegaskan bagi pegawai maupun pejabat Bapenda Riau yang tak sanggup menjalani kerja seperti itu silahkan mengundurkan diri.

 

"Mereka bekerja sampai Sabtu itu kita  berikan apresiasi berupa upah pungut yang tidak dimiliki pegawai lain. Tapi harus ada target yang dikerjakan, jadi buka pergi pagi pulang petang saja," tegasnya.

 

Tak hanya itu, Wan Thamrin juga memberi dua pilihan kepada kepala UPT yang tak mencapai target, mundur atau dimundurkan."Ancamannya dua saja, mundur atau dimundurkan. Itu saya bilang tadi. Tanya diri anda, pilihannya ada dua bebal atau bodoh. Semua harus ada konsekuensinya," tegasnya lagi.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy