Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Polda Riau Sebut 2.722 TPS Rawan Tingkat Satu PDF Cetak Email
Selasa, 26 Juni 2018 19:29

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Guna memberikan rasa aman dan berjalan secara lancar serta terhindar dari kecurangan, Polda Riau melaksanakan pengamanan lewat PAM Pilkada 2018. Tercatat dari 12.048 tempat pemilihan suara (TPS) di Riau, 2.722 TPS diantaranya berstatus rawan tingkat satu.

 


Sementara itu, untuk status rawan dua di Riau tercatat sekitar 149 TPS. Sementara terdapat 8 TPS khusus dan 9.147 TPS aman.


"Untuk menjaga kemanan dan kelancaran pesta demokrasi yang akan dilaksanakan 27 juni 2018 besok, Polda Riau menerjunkan sekitar 5.251 personel Polri yang didukung 24.112 Linmas dan 707 personel TNI," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto.


Menurutnya, kategori rawan ini berdasarkan tingkat pelanggaran dan kecurangan di TPS yang telah teridentifikasi sejak awal. Dirincinya, untuk Kota Pekanbaru tercatat 597 TPS rawan tingkat satu dan 1 TPS rawan tingkat 2. Sementara 1.197 TPS aman dan TPS khusus ada 3 TPS. Untuk Pekanbaru tim pengamanan terdiri dari Polri 780 personel, linmas 3.606 personel dan TNI 100 personel.rtc/nor



 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota