Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gubri Nilai Muatan Lokal Budaya Melayu Mampu Tangkal Radikalisme PDF Cetak Email
Senin, 25 Juni 2018 23:06

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Rencana Pemprov Riau menerapkan budaya Melayu dalam pendidikan formal diyakini mampu menangkal paham radikalismen.

 


Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman memang tidak menjelaskan banyak saat dilontarkan pertanyaan itu kepadanya, Senin, 25 Juni 2018 di Kantor Gubernur Riau. Secara umum dia hanya menjelaskan kalau muatan lokal ini hanya untuk memberikan pemahaman kepada anak sejak dini tentang budaya Melayu.


"Saya rasa apapun yang sudah ada dalam budaya Melayu itu sejalan dengan prinsip kenegaraan. Bagaimana integritas, bagaimana menjaga kedamaian di lingkungan dan banyak hal lainnya yang juga ada dalam budaya Melayu," ujarnya.


Dia menambahkan, budaya ini akan memberikan karakter budaya pula kepada anak dan karakter inilah yang akan dibangun. Mengetahui budaya sejak dini, akan membuat anak didik itu tumbuh dengan identitas kedaerahannya.


"Saya rasa masih sejalan jika untuk menangkal masalah radikalisme yang saat ini tengah dikhawatirkan. Memang semuanya itu tergantung dari di mana mereka tumbuh. Kalau dengan lingkungan yang lain, tentu lain pula karakter anak," sambungnya.


Untuk diketahui, Riau sudah meluncurkan pencanangan pelaksanaan pembelajaran muatan lokal budaya Riau. Selain menyasar pendidikan formal, nantinya penggunaan bahasa dan atribut Melayu juga akan dipergunakan di ruang publik, seperti bandara, mal dan pusat pelayanan masyarakat.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang