Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pekan Depan, Kasus Korupsi RTH Jilid II Mulai Disidangkan PDF Cetak Email
Sabtu, 26 Mei 2018 06:35

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Ruang Tata Hijau (RTH) dan TUGU integritas Jilid II akan disidangkan pada Kamis, (31/5/18) pekan depan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

 


Sidang RTH Jilid II ini, duduk sebagai terdakwa yakni Kusno, Direktur PT Bumi Riau Lestari, Raymon Yudra, anggota Tim PHO dan tersangka Arri Darwin, Ketua Tim PHO."Jadwal sidangnya sudah ditetapkan pada tanggal 31 Mei,"kata Panitera Muda Tipikor Pekanbaru Deni Sembiring SH, Jumat (25/5/28).


Sebagai majelis hakimnya kata Denni yaitu, Bambang Myanto SH selaku ketua. Kemudian dibantua dua hakim anggotanya yakni, Sulhanuddin SH dan Hendri SH.


Para terdakwa ini kata Deni, merupakan splitan (berkas terpisah-red) dari perkara Dwi Agus Sumarno, Rinaldi dan Yuli, yang saat ini tengah menjalani proses sidang.Untuk diketahui, Proyek senilai Rp 8 miliar ini, ditemukan kerugian negara Rp 935 juta.


Pada pengadaan proyek ini ditemukan adanya rekayasa pengaturan tender dan rekayasa pada pengadaan. Proyek tersebut dianggarkan dengan dana sekitar Rp14 miliar lebih.


Atas perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat melanggar Pasal 2 Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.nor

 

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat