Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
TNI Amankan Barang Ilegal dari Singapura di Siak PDF Cetak Email
Jumat, 25 Mei 2018 04:47

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Satuan TNI AD Korem 031/Wira Bima Berhasil mengamankan dua unit truk bermuatan beragam produk ilegal diduga asal Singapura, di Desa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

.


Pengamanan ini langsung dipimpin oleh Dantim Intel Korem 031/WB Mayor Inf Bismark Sitorus DI Pekanbaru,  menjelaskan bahwa pengungkapan itu berawal saat jajarannya memperoleh informasi akan masuknya produk ilegal melalui salah satu pelabuhan tikus di Kabupaten Siak.


"Kita mendapatkan informasi dari masyarakat setempat ada kegiatan pembongkaran barang mencurigaka," ungkapnya, Kamis (25/5/18) petang.


Kemudian ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan, kebetulan pada saat bersamaan terdapat sejumlah prajurit TNI yang sedang melakukan kegiatan patroli rutin.


Tidak berselang lama, anggotanya menemukan dua unit truk yang baru saja keluar dari salah satu pelabuhan tikus, tepatnya di daerah Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.


Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap muatan truk tersebut. Hasilnya ditemukan ratusan barang pecah belah rumah tangga asal Singapura yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen yang lengkap.


Petugas mengintrogasi kedua sopir masing-masing berinisial A dan CH tidak dapat menunjukan dokumen resmi dan mengaku produk itu berasal dari Singapura.


"Atas temuan itu personel tim Intel kita langsung mengamankan truk berikut sopir untuk dibawa ke Pekanbaru," ujarnya.


Akan tetapi, dia menjelaskan saat diperjalanan menuju ke Pekanbaru, kedua sopir truk justru berhasil melarikan diri. Menurut Bismark, kedua sopir itu kabur saat tim sedang berhenti istirahat sahur dan sholat subuh.


Meski kedua sopir melarikan diri, dia mengatakan kedua truk yang menjadi barang bukti tetap dibawa ke Pekanbaru. Saat ini dia mengatakan kedua truk berikut isinya telah diserahkan ke Kantor Bea dan Cukai Kota Pekanbaru guna proses hukum lebih lanjut.r24/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar