Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Mulai Terapkan Single Salary System PDF Cetak Email
Rabu, 04 April 2018 08:10

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi mengatakan, terhitung April 2018 ini Pemprov Riau telah menerapkan single salary system.

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan evaluasi pelaksanaan single salary system, Selasa (3/4/18) di ruang Melati Kantor Gubernur Riau.


Dimana terhitung sejak 2 April 2018, Pemprov Riau telah menerapkan single salary system (sistem gaji tunggal). Dengan sistem ini pegawai hanya mendapat penghasilan dari satu sumber.


Ahmad Hijazi mengatakan evaluasi yang dilakukan mengenai pemangku jabatan dan peta jabatan pegawai untuk menentukan besaran tunjangan yang diperoleh.


"Bulan ini kita sudah mulai laksanakan single salary. Kalau kemarin dua bulan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pakai manual Perda lama manual," kata Ahmad Hijazi.


Lebih lanjut disampaikan Ahmad Hijazi, teknis penilaian kinerja pegawai ditentukan melalui elektronik Sikap (e-Sikap) yang dipantau langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau.


"Nah hasil dari pantauan BKD itu baru diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau untuk pencairan TPP," tukasnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang