Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Dana Desa Dicoret di APBD-P, Gubri Berharap di APBD 2018 PDF Cetak Email
Rabu, 11 Oktober 2017 19:55

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Dikhawatirkan akan menimbulkan pesoalan dalam penggunaannya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau mencoret plafon anggaran untuk bantuan desa, dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau 2017.

 

Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (11/10/17) mengatakan, kalau dirinya sudah meminta kepada Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Riau, komitmen apa yang akan dilakukan jika anggaran bantuan dana desa dicoret.

 

"Jadi komitmennya itu ada. Bahwa dana desa itu akan digabung di APBD murni 2018. Tapi saya minta ke pak Sakda sebagai TAPD Riau, agar komitmen itu dapat direalisasikan betul-betul di APBD 2018," kata Andi Rachman sapaan gubernur Riau.

 

Ditanya kalau digabung di APBD 2018 apakah anggaran bantuan desa ‎bisa mencapai Rp100 juta lebih per desa? Andi Rachman belum mengetahui berapa rincian anggaran yang dikucurkan Pemprov Riau di APBD 2018.

 

Sebelumnya salah satu anggota Banggar DPRD Riau, Mansyur mengatakan pihaknya bukan tidak ingin membantu dan menganggarkan dana desa tersebut, namun dikarenakan persoalannya cukup pelik dan terlalu banyak masalah.

 

"Kawan-kawan di DPRD Riau bukan tidak peduli, malah sangat pedulu. Kita ingin dana desa ini ada, tapi kalau hanya untuk menjebak kepala desa untuk apa dianggarkan," katanya.

 

Menurutnya selain aturan dari Kemendagri tidak ada lagi memperbolehkan pencairan dana desa, ada sejumlah persoalan lain yang ditemukan Banggar dan tidak mungkin untuk dianggarkan.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar