Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Usai Pilwako, 70 Rumdin Pemprov Ditertibkan PDF Cetak Email
Rabu, 04 Mei 2011 13:55

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemprov Riau melalui Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, akan menertibkan 70 unit rumah dinas (Rumdin) yang masih dikuasai mantan pejabat. Rencananya, penertiban ini akan dilakukan usai Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 18 Mei mendatang.

Kepastian penertiban Rumdin itu diungkapkan Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Kasmianto, melalui Kasubbag Pengawasan Barang Daerah, Edi Saputra, Rabu (4/5) di ruang kerjanya."Ada 70 Rumdin yang akan kita tertibkan nanti, usai Pilkada nanti,"tegasnya.

Dikatakan Edi, penertiban Rumdin akan mereka lakukan usai Pilwako Pekanbaru Mei mendatang. Alasannya, dikhawatirkan jika dilakukan sebelum Pilwako, akan dijadikan sebagai bahan isu kampanye.

Meski begitu lanjut Edi, pihaknya sudah melayangkan surat teguran pertama kepada mantan pejabat yang masih mengusai Rumdin. Tidak hanya itu, pihaknya juga segera melayangkan surat teguran kedua.

"Itukan namanya rumah dinas, jadi harus digunakan oleh pejabat yang masih aktif. Tetapi kalau sudah pensiun, tentu tidak boleh menggunakannya lagi,"ujar Edi.

Sekadar diketahui, sekitar 70 unit rumah dinas itu, tersebar di berbagai lokasi. Diantaranya, di Kecamatan Senapelan, di Jalan Bukit Barisan, Komplek Pemda di Jalan Sumatera dan lokasi lainnya. M. Nur Zein

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang