Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Menpan: 2025 Target Pemerintahan Kelas Dunia PDF Cetak Email
Selasa, 02 November 2010 00:05

KAMPAR, RIAUPLUS.COM- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi (Menpan-BR), EE Mangindaan, secara resmi membuka Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara Daerah (Forkompanda) Wilayah Barat, Senin (1/11) malam di Hotel Labersa Kampar, Riau. Menpan berharap, melalui forum ini membangkitkan semangat reformasi birokrasi aparatur negara.

Menpan menyebutkan, pada tahun 2025 ditargetkan Indonesia sudah menjadi pemerintahan yang berkelas dunia. Ini merupakan komitmen Presiden SBY menuju tata kelola pemerintahan yang baik."Sebagai rasa tanggungjawab moril terhadap masyarakat, reformasi birokrasi harus dilaksanakan,"tegas Mangindaan.

Untuk mencapai target tersebut kata Menpan, ada beberapa langkah yang harus ditempuh jajaran struktural kepemerintahan di daerah. Pertama, restrukturisasi organisasi atau kelembagaan yang harus satu persepsi. Kedua, tata laksana organisasi yang baik, efektif, efisien dabn produktif.

"Lalu ketiga, manajemen aparatur yang profesional. Keempat, pengawasan terhadap kinerja aparatur. Kelima, akuntabilitas kinerja aparatur. Terakhir, pelayanan publik yang baik,"terangnya.

Jika keenam langkah tersebut dapat dilaksanakan sebaik-baiknya kata Menpan, maka target menjadikan birokrasi pemerintahan Indonesia menjadi pemerintahan kelas dunia akan terwujud."Alhamdulillah, tadi Pak Gubernur Riau telah memaparkan, bahwa Provinsi Riau telah mulai melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu diantaranya, yakni tentang pelayanan publik yang satu atap,"ujar Menpan.

Selain dihadiri Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit, acara ini juga dihadiri empat Wakil Gubernur dari Provinsi di Pulau Kalimantan dan sejumlah Sekdaprov dari beberapa provinsi. Rencananya besok pagi, Menpan akan memaparkan secara rinci tentang tata kelola pemerintahaan dan aparatur dalam forum ini. M Nur Zein


 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat