Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Pemprov Riau Evaluasi Mulok Budaya Melayu PDF Cetak Email
Rabu, 25 Juli 2018 19:15

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Setelah dilaunching sebulan lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan evaluasi dan tindak lanjut penguatan muatan lokal (Mulok) Budaya Melayu bidang pendidikan.

 


Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, Rabu (25/7/2018) mengatakan, dari evaluasi itu ada beberapa langkah-langkah strategis yang dilakukan.


"Pertama kita akan melakukan revisi regulasi Peraturan Gubernur (Pergub) Mulok Pendidikan. Kemudian ke depan kita juga menerapkan mulok non pendidikan (ruang publik) dan kita menyusun Pergub mulok ruang publik," katanya.


Untuk mulok pendidikan, lanjut Ahmad Syah, pihaknya akan menyiapkan dan mengejar izin sertifikasi untuk pegangan  para guru mulok pendidikan.


Pihaknya juga akan menyegerakan visi mulok kepada kabupaten/kota. Nanti akan ada rapat koordinasi khusus antara Dinas Pendidikan (Disdik) Riau dengan Disdik Kabupaten/Kota, Dinas Kebudayaan (Disbud), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) dan LAM Kabupaten/Kota pada Agustus mendatang.


Selain itu, lanjut Ahmad  Syah, Pemprov Riau akan mensosialisasikanan pemangku kepentingan lainnya seperti di lokasi pariwisata, rumah makan, restoran dan hotel. Contohnya di hotel harus ada penampilan Melayu, musik Melayu dan kuliner Melayu.


"Kita juga akan terapkan satu hari berbahasa Melayu. Dimana bahasanya Melayu tapi logatnya sesuai daerah masing-masing. Ini semua dalam rangka memperingati momentum hari jadi Provinsi Riau," tandasnya.rls/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar