Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gunakan Data Palsu, Pemprov Riau tak Cairkan Beasiswa PDF Cetak Email
Senin, 07 Mei 2018 10:20

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Biro Kesra melakukan seleksi dengan ketat pada mahasiswa penerima bantuan pendidikan tidak mampu. Bagi mahasiswa yang melakukan manipulasi data saat pengajuan maka tidak akan dicairkan meskipun sudah ditetapkan sebagai penerima.

Karena menurut informasi di lapangan, ada kekhawatiran sejumlah mahasiswa yang sengaja bermain dan memanipulasi data untuk pengajuan berkas tersebut tidak dicairkan."Jika tidak mengajukan tentunya datanya dan syarat untuk pencairan tidak lengkap maka tidak akan dicairkan bantuan pendidikan itu, "ujar Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau Masrul Kasmi, Ahad (6/5/18).

Makanya proses seleksi dan administrasi menurut Masrul Kasmi sudah dilakukan dengan penuh ketelitian, sehingga yang menerima bantuan pendidikan tersebut adalah mahasiswa yang membutuhkan."Kita ingin tepat sasaran Saja, jangan sampai penerima bantuan pendidikan itu hanya pihak tertentu apalagi yang tidak sesuai kriteria, "ujarnya.

Sehingga Biro Kesra juga memberikan kewenangan pada pihak Kampus untuk memverifikasi nama-nama penerima bantuan pendidikan itu dan disesuaikan dengan syarat yang sudah diatur oleh Kesra.Diantaranya KTP dengan legalisir bersama KK, surat keterangan aktif kuliah, surat keterangan tidak menerima bantuan pendidikan dan surat pernyataan integritas dan syarat lainnya.tpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah amanat
Pantun memantun sudah teradat
Di dalamnya banyak berisi nasehat
Bila dipakai hidup selamat