Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Rudyanto Tepis Soal Dugaan Adanya 'Siraman' Pengangkatan Kepsek SMA PDF Cetak Email
Kamis, 01 Maret 2018 22:14

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pengangkatan beberapa kepala sekolah di Riau yang sebelumnya diduga ada pemainan ''siram menyiram'' atau ''sogok menyogok'' ditepis oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Pasalnya, dugaan itu tidak berdasar atau hanya berdasarkan asumsi semata.

 


''Tuduhan itu seharusnya ada dasar yang kuat sehingga tidak melahirkan kesalahpahaman,'' ujar Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rudyanto, Kamis, (1/3/18).


"Sah - sah saja orang mau bicara apa, tapi kalau mau menuding, saya tegaskan, atas dasar apa tudingannya? Harus ada alasan yang jelas, dimana salah kami, mana aturan yang dilanggarnya, dan mana buktinya?" ujarnya.


Rudyanto menuturkan, jika memang ada bukti kuat yang membenarkan dugaan oknum disdik melakukan pungli, maka pihaknya sendiri siap menerima proses hukum. Namun sebaliknya, jika tuduhan ini ternyata hanya 'omong kosong', ia pun berharap pihak penuding agar lebih berhati - hati untuk dimasa mendatang.


"Kalau memang ada buktinyan terserah mereka mau ambil jalur apa, kalau mau tempuh jalur hukum, kita ikuti. Tapi kalau ini cuma bicara tanpa dasar, tidak ada bukti yang jelas, tolong lebih berhati - hatilah kedepannya," ucapnya.


Meskipun demikian, Rudyanto juga menyebutkan, jika memang ada oknum yang melakukan pungli itu, sebagai tokoh pendidik generasi bangsa, seharusnya mereka tidak terpengaruh dan bisa menanggapinya dengan bijak. Bukan justru memberikan uang kepada oknum dan malah mengadu ketika tidak mendapat jabatan yang 'dibayar' itu.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda permata intan
Pantun Melayu jangan abaikan
Di dalamnya banyak mengandung pesan
Pegang olehmu jadi pedoman