Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Menristek-Dikti Launching Hakteknas di Riau PDF Cetak Email
Sabtu, 10 Pebruari 2018 07:34

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Provinsi Riau terpilih menjadi tuan rumah Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun 2018, dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) RI Mohammad Nasir, Sabtu (10/9/18).

 


Hakteknas tahun ini Kemenristek Dikti mengambil tema "Pangan dan Energi". Sedangkan telagline Hakteknas yaitu Gelora Inovasi Membangun Negeri. Digelarnya Hakteknas di Riau merupakan daerah kedua ajang bergengsi itu digelar diluar pulau Jawa. Dimana tahun lalu Hakteknas dilaksanakan di Sulawesi Selatan.


"Insya Allah Hakteknas 2018 langsung dilaunching oleh pak Menristek Dikti. Launching itu tanda dimulainya Hakteknas di Riau, karena ada banyak rangkaian kegiatan yang digelar nantinya," katan Kepala Subdirektorat Kemitraan Strategi dan Wahana Inovasi Kemenristek Dikti, Kamsol, Jumat (9/2/18).


Beberapa rangkaian Hakteknas antara lain, lomba-lomba inovasi, expo, dan anugerah penilaian terhadap provinsi, kabupaten/kota terbaik dalam hal pengembangan inovasi membangun negeri. Kemudian anugerah untuk dunia usaha dan industri yang menggunakan inovasi dalam mengembangkan industrinya.


"Selain itu, ada juga nanti bakti teknologi. Bagaimana kita meningkatkan kapasitas pangan seperti padi dan jagung yang menggunakan teknologi inovasi. Contohnya saat Hakteknas di Makasar tahun lalu, teknologi padi yang dikembangkan oleh perguruan tinggi, dimana yang biasa pada dalam satu hektar menghasilkan 5-6 ton, tapi dengan teknologi menjadi 8-12 ton," paparnya.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar