Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Kelima

    jika hendak mengenal orang berbangsa,
    lihat kepada budi dan bahasa.

    jika hendak mengenal orang yang berbahagia,
    sangat memeliharakan yang sia-sia.

    jika hendak mengenal orang mulia,
    lihatlah kepada kelakuan dia.

    jika hendak mengenal orang yang berilmu,
    bertanya dan belajar tiadalah jemu.

    jika hendak mengenal orang yang berakal,
    di dalam dunia mengambil bekal.

    jika hendak mengenal orang yang baik perangai,
    lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Disdik Riau Bedakan Anggaran BOS Tiap Daerah PDF Cetak Email
Rabu, 06 Desember 2017 07:40

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) tahun 2018 tetap menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kabupaten/kota, meski pengalokasiannya tidak sama rata.

 

 

 

Untuk lima Kabupaten yakni Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kampar dan Kuansing dialokasikan persiswa-nya sebulan Rp1,2 juta.

Sedangkan untuk 7 Kabupaten/Kota yakni Pekanbaru, Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Inhu, Inhil, Meranti hanya dialokasikan persiswa-nya Rp450 ribu perbulan.

 

Alasan Dinas Pendidikan Provinsi Riau cukup mengagetkan, hanya untuk menyamakan dengan yang sudah diberlakukan kabupaten sebelumnya. Karena sebelum kewenangan Pendidikan SMA dan SMK dialihkan ke Provinsi, lima Kabupaten tersebut dibantu oleh Pemerintah Kabupaten dan ditiadakan pungutan uang komite, sehingga Disdik Riau hanya meneruskan tanpa membuat kebijakan baru.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudiyanto soal tidak meratanya penganggaran tersebut mengatakan, dengan perbedaan anggaran itulah menjadi sama rata. Alasannya, 7 Kabupaten/Kota yang menerima Rp450 ribu itu masih menerapkan pungutan komite, sehingga terbantu dengan uang komite tersebut.

 

"Sedangkan lima Kabupaten yang menerima tinggi itu tidak pungut uang komite kepada siswa. Sehingga anggarannya dibesarkan, itulah untuk menyamakan dengan yang memungut komite, "kata Rudiyanto.

 

Rudi juga menegaskan, ke depan tidak ada menyamaratakan penyaluran dana BOS Daerah tersebut. Apalagi tidak juga ada aturan harus disamakan.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda intan di karang
Pantun Melayu jangan dibuang
Di dalamnya banyak amanah orang
Untuk bekalmu di masa datang