Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Disdik Riau Bedakan Anggaran BOS Tiap Daerah PDF Cetak Email
Rabu, 06 Desember 2017 07:40

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) tahun 2018 tetap menganggarkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kabupaten/kota, meski pengalokasiannya tidak sama rata.

 

 

 

Untuk lima Kabupaten yakni Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kampar dan Kuansing dialokasikan persiswa-nya sebulan Rp1,2 juta.

Sedangkan untuk 7 Kabupaten/Kota yakni Pekanbaru, Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Inhu, Inhil, Meranti hanya dialokasikan persiswa-nya Rp450 ribu perbulan.

 

Alasan Dinas Pendidikan Provinsi Riau cukup mengagetkan, hanya untuk menyamakan dengan yang sudah diberlakukan kabupaten sebelumnya. Karena sebelum kewenangan Pendidikan SMA dan SMK dialihkan ke Provinsi, lima Kabupaten tersebut dibantu oleh Pemerintah Kabupaten dan ditiadakan pungutan uang komite, sehingga Disdik Riau hanya meneruskan tanpa membuat kebijakan baru.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudiyanto soal tidak meratanya penganggaran tersebut mengatakan, dengan perbedaan anggaran itulah menjadi sama rata. Alasannya, 7 Kabupaten/Kota yang menerima Rp450 ribu itu masih menerapkan pungutan komite, sehingga terbantu dengan uang komite tersebut.

 

"Sedangkan lima Kabupaten yang menerima tinggi itu tidak pungut uang komite kepada siswa. Sehingga anggarannya dibesarkan, itulah untuk menyamakan dengan yang memungut komite, "kata Rudiyanto.

 

Rudi juga menegaskan, ke depan tidak ada menyamaratakan penyaluran dana BOS Daerah tersebut. Apalagi tidak juga ada aturan harus disamakan.nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran