Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gaji Guru Bantu Dobel, Sekdaprov Riau Salahkan Sistem Manual PDF Cetak Email
Kamis, 20 Juli 2017 07:59

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Penataan Guru Bantu Provinsi (GBP) Riau sebanyak 2.564 terkesan masih menggunakan sistim manual, sehingga berpotensi timbulnya pembayaran gaji dobel.

 

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau sendiri sudah menyurati pihak sekolah agar mengembalikan uang gaji yang diterima secara double, namun para guru menolak. Bahkan sudah mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan, seharusnya sekolah-sekolah yang sudah masuk daftar dalam satu surat keputusan (SK) hendaknya jangan dikeluarkan daftar penerimaan gaji yang lainnya.

"Provinsi itu kan menerima data dari kabupaten/kota, lalu kita verifikasi data. Kalau data yang diberikan salah atau double. Berarti sudah kita ketahui siapa yang salah," kata mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Riau ini.

Menurutnya kesalahan ini disebabkan karena data yang diterima tidak by sistem, tapi menggunakan sistem manual. Karena prosesnya manual, sementara data yang diverifikasi ada ribuan sehingga berpotensi salah.

Sekdaprov mengaku bersyukur kasus ini cepat diketahui. Sehingga bisa diantispasi secepatnya.

"Kalau tidak, kita sudah bayar selama satu tahun dan mereka (guru-red) tidak mau mengembalikan. Tentu kalau ada pemeriksaan di provinsi mau tak mau guru bersangkutan harus mengembalikan uang yang diterima,"jelasnya.

Dia sendiri mengerahui masalah ini terjadi dari media. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Riau.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail
Galeri Kunjungan Presiden Ke Riau

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda kekasih ibu
Pakai olehmu pantun Melayu
Di dalamnya banyak mengandung ilmu
Manfaatnya besar untuk bekalmu