Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Gaji Guru Bantu Dobel, Sekdaprov Riau Salahkan Sistem Manual PDF Cetak Email
Kamis, 20 Juli 2017 07:59

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Penataan Guru Bantu Provinsi (GBP) Riau sebanyak 2.564 terkesan masih menggunakan sistim manual, sehingga berpotensi timbulnya pembayaran gaji dobel.

 

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau sendiri sudah menyurati pihak sekolah agar mengembalikan uang gaji yang diterima secara double, namun para guru menolak. Bahkan sudah mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Menanggapi persoalan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi, mengatakan, seharusnya sekolah-sekolah yang sudah masuk daftar dalam satu surat keputusan (SK) hendaknya jangan dikeluarkan daftar penerimaan gaji yang lainnya.

"Provinsi itu kan menerima data dari kabupaten/kota, lalu kita verifikasi data. Kalau data yang diberikan salah atau double. Berarti sudah kita ketahui siapa yang salah," kata mantan Sekretaris Bappeda Provinsi Riau ini.

Menurutnya kesalahan ini disebabkan karena data yang diterima tidak by sistem, tapi menggunakan sistem manual. Karena prosesnya manual, sementara data yang diverifikasi ada ribuan sehingga berpotensi salah.

Sekdaprov mengaku bersyukur kasus ini cepat diketahui. Sehingga bisa diantispasi secepatnya.

"Kalau tidak, kita sudah bayar selama satu tahun dan mereka (guru-red) tidak mau mengembalikan. Tentu kalau ada pemeriksaan di provinsi mau tak mau guru bersangkutan harus mengembalikan uang yang diterima,"jelasnya.

Dia sendiri mengerahui masalah ini terjadi dari media. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan dari Kepala Dinas Pendidikan Riau.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda dengarlah pesan
Pantun Melayu jangan tinggalkan
Pakai olehmu untuk pedoman
Di dalamnya banyak tunjuk ajaran