|
PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Timnas Indonesia berhasil membungkam ambisi Singapura dalam laga AFC U-22, Ahad (15/7/12) di Stadion Utama Riau dengan skor 2-0. Dua gol Garuda Muda diciptkan striker Agung Supriyanto.
Dua gol yang diciptakan pada menit 56 melalui tendangan penalti dan menit 59 pada babak kedua itu, menempatkan Timnas Indonesia diperingkat 3 akhir klasemen Grup E dengan nilai 9 di bawah Jepang dan Australia. Sementara Singapura berada di posisi ke 4 dengan nilai 7.
Sejak menit-menit awal babak pertama, Indonesia meski tidak diperkuat Andik Vermansyah, terus menekan pertahanan Singapura. Beberapa peluang melalui Agung dan Hendra Adi Bayauw, selalu kandas. Apalagi, penampilan Kiper Singapura Syazwan, cukup cemerlang. Hingga akhir babak pertama skor tetap kacamata 0-0.
Namun dibabak kedua, anak asuh Aji Santoso ini, tidak mengurangi tempo permainan. Serangan bertubi-tubi Indonesia, membuat kerepotan Singapura. Alhasil, Singapura hanya mampu bermain bertahan.
Kesempatan ini tidak disia-siakan Garuda Muda. Puncaknya, pada menit ke 56, Indonesia mendapat hadiah penalti. Tendangan penalti diberikan, setelah pemain belakang menjatuhkan Agung di dalam kotak 16.
Eksekusi yang langsung diambil Agung ini, awalnya gagal berbuah gol karena sempat membentur mistar. Namun wasit terpaksa mengulangi penalti itu, lantaran pemain Singapura bergerak sebelum Agung mengeksekusinya.
Tidak ingin gagal seperti tendangan pertama, Agung dengan cermat berhasil menjebol gawang Singapura dengan mengecoh Kiper Syazwan. Gol Agung itu, membuat Timnas unggul 1-0.
Meski unggul, namun Garuda Muda tida menyurutkan serangannya. Berawal dari serang balik pada menit 59, Agung yang mendapat umpan jauh langsung melakukan solo run memasuki kotak penalti lawan.
Dengan tenang, Agung mampu melesakkan bola ke sudut tiang jauh gawang Singapura. Kiper Singapura Syazwan pun, tidak mampu menghalau tendangan mendatar Agung itu. Dan gol, Indonesia unggul 2-0.
Namun sayang kecermelangan Agung itu harus dibayar mahal. Agung terpaksa dikeluarkan wasit dari lapangan, karena terlibat bentrok fisik dengan pemain Singapura Madhu, pada menit 93.
Kendarti bermain 10 orang, Garuda Muda tidak mengendorkan serangannya. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor tidak berubah untuk kemenangan Timnas Indonesia 2-0. M. Nur Zein
|