Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
23 Hektar Lahan Sawit dan Akasia Terbakar di Pelalawan PDF Cetak Email
Senin, 16 Juli 2018 07:33

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Sedikitnya 20 hektar lahan sawit dan 3 hektar lahan akasia terbakar Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan dan Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan.

 


Di Batang Nilo Kecil, lahan yang terbakar berupa tanah gambut sudah ditanami kelapa sawit dengan umur tiga sampai empat tahun dan ditumbuhi semak belukar. Sedang di Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui meski api sudah berhasil dipadamkan namun 3 hektare lahan akasia dan ditumbuhi semak belukar ludes terbakar.


Dalam proses pemadaman ini, tim gabungan terdiri dari 45 personil Polres Pelalawan, 3 anggota TNI, 12 Masyarakat Peduli Api (MPA), 15 anggota Satpol PP dan Damkar, 7 petugas Manggala Agni, 8 orang Tim BPBD dan 72 orang PT Adei dan Safari.


"Kondisi terakhir, api sudah dapat dipadamkan oleh tim dan masih dilakukan upaya pendinginan oleh Tim Satgas Karhutla," kata Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio,Ahad (15/7/18).


Selain upaya pendinginan juga dilanjutkan patroli unit monitor perkembangan sisa kebakaran. "Selain tim gabungan, dalam proses pemadaman kemarin juga dibantu dengan 16 unit mesin pemadam api, 2 unit alat berat dan 27 kendaraan," sebut Hadi Penandio.grc/nor

 

Galeri Foto

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Supaya iman tidak berkisar
Supaya hidup tidak terlantar
Bila mati tidak tercemar
Masuk ke dalam syurga bersinar