Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Pertama

    barang siapa tiada memegang agama,
    sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama.

    barang siapa mengenal yang empat,
    maka ia itulah orang ma'rifat barang siapa mengenal allah,
    suruh dan tegahnya tiada ia menyalah.

    barang siapa mengenal diri,
    maka telah mengenal akan tuhan yang bahari.

    barang siapa mengenal dunia,
    tahulah ia barang yang terpedaya.

    barang siapa mengenal akhirat,
    tahulah ia dunia melarat.




Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
Januari-Mei, 1.870 Hektar Lahan di Riau Terbakar PDF Cetak Email
Senin, 28 Mei 2018 16:52

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda beberapa daerah di Provinsi Riau selama periode Januari hingga Mei 2018, telah menghanguskan lahan seluas 1.870,96 hektare.

 


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau melaporkan, bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah paling rawan karhutla. Yang mana, Kepulauan Meranti merupakan daerah terluas yang lahannya terbakar mencapai 896,61 hektare dari total keseluruhan seluas 1.870,96 hektare.


"Jadi lahan di Meranti itu paling rawan terbakar. Posisi kedua ada Bengkalis yang lahannya terbakar seluas 345,5 hektare, dan Indragiri Hulu (Inhu) seluas 128,5 hektare," kata Kalaksa BPBD Riau, Edwar Sanger di Kantor Gubernur Riau, Senin (28/5/2018).


Untuk mengantisipasi karhutla meluas, enam kabupaten dan kota yang ada di Riau pun telah menetapkan status siaga darurat karhutla yaitu Inhil, Bengkalis, Pelalawan, Inhu, Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Dumai.


"Kalau sudah ada dua daerah saja yang menetapkan status, provinsi langsung menetapkan status juga," ucapnya.

Untuk di provinsi, status siaga darurat karhutla sendiri diperpanjang hingga 30 November 2018 mendatang.grc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota