Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Ketiga

    apabila terpelihara mata,
    sedikitlah cita-cita.

    apabila terpelihara kuping,
    khabar yang jahat tiadalah damping.

    apabila terpelihara lidah,
    nescaya dapat daripadanya faedah.

    bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan,
    daripada segala berat dan ringan.

    apabila perut terlalu penuh,
    keluarlah fi'il yang tiada senonoh.

    anggota tengah hendaklah ingat,
    di situlah banyak orang yang hilang semangat

    hendaklah peliharakan kaki,
    daripada berjalan yang membawa rugi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
RTRW Riau Selesai, Perusahaan yang Beroperasi di Kawasan Hutan Harus Keluar PDF Cetak Email
Selasa, 08 Mei 2018 13:40

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM-Mantan Ketua Pansus RTRW Riau, Asri Auzar menegaskan perusahaan yang beroperasi di kawasan hutan harus segera keluar.

Sebagai contoh, Asri Auzar menyebutkan kawasan Kepala Kambing, kawasan antara Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Dia menyebutkan bahwa kawasan itu adalah kawasan hutang lindung, sehingga semua perusahaan yang beroperasi di sana harus keluar.

"Tak tau perusahaan apa, yang beroperasi di sana harus keluar. Kawasan itu adalah hutan lindung. Kita hijaukan kembali," tegas Asri, Selasa 8 Mei 2018.

Asri Auzar menyebutkan bahwa RTRW Riau yang dijanjikan Pemprov Riau akan diproses hari ini, semuanya telah diatur. Mulai dari kawasan industri, kawasan perkebunan, pemukiman ataupun hutan lindung.

"Termasuk yang Taman Nasional Bukit 30 atau Tesso Nilo, juga dihijaukan kembali," kata dia.

Sebagai bentuk ketegasan pelaksanaan RTRW ini, lanjut Asri Auzar, perusahaan yang beroperasi tanpa izin akan dipanggil dan diusut. "Dan diproses aparat berwenang sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.bpc/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota