Gurindam 12 Raja Ali Haji

  • Pasal Keempat

    hati kerajaan di dalam tubuh,
    jikalau zalim segala anggota pun roboh.

    apabila dengki sudah bertanah,
    datanglah daripadanya beberapa anak panah.

    mengumpat dan memuji hendaklah pikir,
    di situlah banyak orang yang tergelincir.

    pekerjaan marah jangan dibela,
    nanti hilang akal di kepala.

    jika sedikitpun berbuat bohong,
    boleh diumpamakan mulutnya itu pekong.

    tanda orang yang amat celaka,
    aib dirinya tiada ia sangka.

    bakhil jangan diberi singgah,
    itupun perampok yang amat gagah.

    barang siapa yang sudah besar,
    janganlah kelakuannya membuat kasar.

    barang siapa perkataan kotor,
    mulutnya itu umpama ketur.

    di mana tahu salah diri,
    jika tidak orang lain yang berperi.



Error
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
  • Unable to load Cache Storage:file
BRG Akui Sulitnya Cegah Kebakaran di Lahan Gambut PDF Cetak Email
Jumat, 23 Pebruari 2018 20:21

PEKANBARU,RIAUPLUS.COM- Badan Restorasi Gambut (BRG) mengakui jika pihaknya belum bisa 100 persen untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran lahan yang berada di kawasan gambut, baik yang ada di Riau maupun di provinsi lainnya.

 


Kepala Badan BRG Nazir Foead, mengatakan, program restorasi yang telah dijalani BRG di seluruh Indonesia ada sebanyak 14,9 juta hektar lahan gambut. 6 juta haktar lahan tidak terkelola dengan baik, termasuk di Provinsi Riau.


"Memang kita tidak bisa menyelesaikannya dalam dua tahun 100 persen. Target kita dalam lima tahun ini bisa terselesaikan 2 juta hektar. Jadi kalau pada dua tahun ini terjadi kebakaran ini kemungkinan selalu ada luas lahan yang sudah kering, masih 5 juta hektar lagi," ujar Fuad, usai mengadakan rapat koordinasi bersama Pemprov Riau, Jumat (23/2), di ruang Kenanga Kantor Gubernur Riau.


Dijelaskan Fuad, pada tahun lalu telah diperbaiki sebanyak 200 ribu hektar lahan. Dan untuk tahun ini kembali dilanjutukan perbaikan sekat kanal yang telah dibangun di tahun lalu. Perbaikan belum bisa menjamin tidak terbakar, untuk itu pihaknya akan menggali usaha apa yang bisa dilakukan.


"Tahun ini diperkuat sekat kanal yang rusak, membuat sumur baru dan sekat baru. Anggaran yang ada tahun ini baru bisa digunakan bertahap, kita juga tidak bisa menggunakan langsung. Dalam program restorasi gambut ini tidak bisa menjamin menaikkan air tidak bisa langsung satu tahun, butuh waktu membasahi lahan gambut agar tidak terbakar lagi," ungkapnya.ck/nor

 

Galeri Foto

MUNAS APPSI V 2015 di Makassar, Plt Gubri Dukung Tunas Integritas

article thumbnail

Tunjuk Ajar Melayu Tenas Effendy

Wahai ananda cahaya mata
Pantun Melayu jangan dinista
Isinya indah bagai permata
Bila dipakai menjadi mahkota